Breaking News

Konflik Palestina vs Israel

Hari ke-10 Perang Israel – Hamas, Total Korban Meninggal di Kedua Belah Pihak Lampaui 4.000 Jiwa

Di mana lebih dari 2.800 warga Palestina telah terbunuh akibat serangan Israel di Gaza, dan 1.400 warga Israel tewas.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Muhammad Hadi
AFP via BBC INDONESIA
Warga Palestina mengungsi setelah Israel menggempur Masjid Sousi di Kota Gaza, 9 Oktober 2023. 

Hari ke-10 Perang IsraelHamas, Total Korban Meninggal di Kedua Belah Pihak Lampaui 4.000 Jiwa

SERAMBINEWS.COM – Memasuki hari ke-10 perperangan IsraelHamas, total korban meninggal di kedua belah pihak terus bertambah.

Sejak konflik yang terjadi pada Sabtu (7/10/2023), data terkini yang dilaporkan AP News pada Selasa (17/10/2023) telah melampaui 4.000 jiwa.

Di mana lebih dari 2.800 warga Palestina telah terbunuh akibat serangan Israel di Gaza, dan 1.400 warga Israel tewas.

Serangan yang semakin intensif masih terus dilakukan militer Israel, akan menambah korban di kawasan Gaza.

Israel terus meminta warga Palestina di Gaza utara untuk pergi demi keselamatan mereka.

Jumlah korban meninggal akibat serangan udara semalam yang dilakukan oleh Israel di Jalur Gaza selatan telah meningkat menjadi 71 orang, menurut live update Al Jazeera.

Banyak dari mereka yang meninggal adalah perempuan dan anak-anak.

Warga Palestina mengeluarkan satu jenazah dari reruntuhan bangunan setelah serangan udara Israel di kamp pengungsi Jebaliya, Jalur Gaza, Senin, 9 Oktober 2023.
Warga Palestina mengeluarkan satu jenazah dari reruntuhan bangunan setelah serangan udara Israel di kamp pengungsi Jebaliya, Jalur Gaza, Senin, 9 Oktober 2023. (The Associated Press)

Baca juga: Israel Tak Izinkan Pasokan Bantuan ke Gaza, Ratusan Ton Bantuan untuk Gaza Tertahan di Perbatasan

Sebuah sumber medis mengatakan bahwa ratusan orang juga terluka dalam pemboman yang menghantam rumah-rumah di Rafah dan Khan Younis.

Sebuah video menunjukkan pekerja bantuan medis membawa seorang korban di dalam kantong mayat dan seorang pasien lain yang terluka parah di atas tandu ke sebuah rumah sakit di Gaza selatan.

Dalam pernyataan terpisah, militer Israel mengatakan pihaknya melakukan lebih dari 200 serangan semalam yang menargetkan Hamas di seluruh Jalur Gaza.

Di tempat lain, satu warga Palestina meninggal setelah pasukan Israel melakukan serangan di dekat kota Hebron di Tepi Barat yang diduduki.

Di lokasi itu, Israel telah menangkap 30 warga Palestina, berasal dari Gaza, yang bekerja di kawasan industri di kota Halhul, sebelah utara Hebron.

Baca juga: Kejam! Para Menteri Israel Menentang Gencatan Senjata di Gaza untuk Bantuan Kemanusiaan

 

Perkembangan terkini

Pagi hari ini, Selada (17/10/2023) pukul 08:30 waktu di wilayah pendudukan Palestina dan Israel (05:30 GMT).

Warga di Gaza kembali mengalami serangan udara Israel pada malam hari, termasuk di wilayah selatan Khan Younis dan Rafah di mana Israel meminta warga Palestina di Gaza utara untuk pergi demi keselamatan mereka.

Mobil bantuan kemanusiaan untuk Gaza telah tiba di penyeberangan Rafah di sisi Mesir. 

Namun Belum ada kepastian kapan mobil bantuan tersebut akan diizinkan masuk ke Gaza.

Sementara itu, Presiden AS Joe Biden akan mengunjungi Israel dan Yordania pada hari Rabu. 

Baca juga: Bukannya Mengecam, PBB Malah Minta Israel Pertimbangkan Lagi Langkah Perintah Evakuasi Warga Gaza

AS mengatakan pihaknya telah menyetujui kesepakatan dengan Israel untuk mengizinkan bantuan masuk.

Brigade Al-Qassam Hamas mengatakan bahwa hingga 250 tawanan ditahan di Gaza dan mereka siap untuk melepaskan mereka yang berkewarganegaraan asing segera setelah “keadaan memungkinkan”.

Terpisah, Dewan Keamanan PBB gagal menyepakati gencatan senjata di Gaza

AS memimpin oposisi terhadap hal tersebut karena kurang kritis terhadap Hamas. (Serambinews.com/Agus Ramadhan)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved