Berita Aceh Selatan
Dermaga PPI Sawang Ba'u Dangkal, Boat Mau Keluar Melaut Harus Tunggu Air Pasang
Kondisi dermaga (kolam labuh) kompleks Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Sawang Ba’u, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Selatan semakin memprihatinkan
Penulis: Taufik Zass | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Taufik Zass | Aceh Selatan
SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Kondisi dermaga (kolam labuh) kompleks Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Sawang Ba’u, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Selatan semakin memprihatinkan.
Pasalnya, akibat pendangkalan mengakibatkan boat nelayan setempat harus menunggu air pasang agar biasa keluar dari dermaga.
Karenanya, nelayan di Kecamatan Sawang berharap pemerintah kabupaten dan Provinsi segera menurunkan alat berat ke lokasi dermaga (kolam labuh) yang mengalami pendangkalan cukup parah akibat tumpukan sedimen tersebut.
"Kami berharap kepada Pemerintah Provinsi untuk segera melakukan langkah penanganan terkait keluhan nelayan ini dengan menurunkan alat berat ke lokasi dermaga PPI Sawang Ba’u yang mengalami pendangkalan," papar Panglima Laot Lhok Sawang Ba'u, H Muhammad Nazir kepada Serambi, Rabu (25/10/2023).
Baca juga: Masih Ada Wilayah tak Terjangkau Sinyal di Aceh, Kemenkominfo Akan Bangun BTS 4G
M Nazir khawatir, jika tidak segera dikeruk, selain sulit untuk keluar boat nelayan juga tidak bisa lagi ditambatkan di kolam labuh ini.
Sebab pendangkalannya sudah sangat parah, sehingga sangat menyulitkan nelayan setempat saat hendak turun ke laut.
"Apalagi PPI sekarang pengelolaannya oleh Provinsi, karenanya persoalan ini lebih tepat kami sampaikan melalui media," ungkapnya.
Dikatakannya, jumlah boat yang selama ini ditambatkan di dermaga tersebut mencapai puluhan unit lebih.
Namun pasca pendangkalan kolam labuh itu, sebagian boat terpaksa ditambatkan di luar, sehingga rawan diterjang ombak besar jika terjadi angin kencang.
Baca juga: Menguji Kesetiaan Partai Aceh untuk Prabowo Subianto, Sudah Ketiga Kalinya PA Ngedukung di Pilpres
"Disamping pintu dermaga yang tertutup sedimen, lokasi kolam labuh juga sempit dan tidak mampu menampung seluruh boat nelayan disini," pungkasnya.
Tokoh Barsela, Suprijal Yusuf SH yang juga asal Sawang kepada Serambi, Rabu (25/10/2023) mengaku sudah turun ke lokasi dan menerima banyak keluhan dari nelayan setempat terutama menyangkut kondisi dermaga yang sempit dan mengalami pendangkalan.
"Kita berharap apa yang dikeluhkan masyarakat ini bisa segera di respon oleh Pemerintah Provinsi, karena kewenangan PPI sekarang di Provinsi," harapnya.(*)
Baca juga: Penjelasan UAS Soal Haruskah Makmum Membaca Al-Fatihah Lagi Setelah Imam Membacanya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/dermaga-PPI-sawang-Aceh-Selatan-dangkal_2023.jpg)