Kamis, 4 Juni 2026

Berita Banda Aceh

Persiapan PKA Sudah 80 Persen, Sajikan Kuliner Hingga Permainan Rakyat

PKA akan dipusatkan di Taman Sulthanah Safiatuddin, Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh pada 4-12 November 2023. 

Tayang:
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Mursal Ismail
For Serambinews.com
Persiapan PKA Sudah 80 Persen, Sajikan Kuliner Hingga Permainan Rakyat 

PKA akan dipusatkan di Taman Sulthanah Safiatuddin, Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh pada 4-12 November 2023. 

Laporan Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Hanya dalam hitungan beberapa hari lagi, Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke-8 akan segera dilaksanakan.

Hingga saat ini persiapan PKA sudah mencapai 80 persen, baik pembangunan sarana maupun persiapan penampilan.

PKA akan dipusatkan di Taman Sulthanah Safiatuddin, Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh pada 4-12 November 2023. 

“Isu jalur rempah di PKA-8 Kami tuangkan menjadi lima pilar melalui seni budaya, kriya dan wastra, kuliner, ramuan/obat-obatan, dan sejarah. Alhamdulillah, secara persentase progres persiapan hingga saat ini sudah mencapai 80 persen,” ujar Kadisbudpar Aceh, Almuniza Kamal, Selasa, (24/10/2023).

Katanya, Perhelatan PKA ini akan dapat dinikmati oleh masyarakat dalam beragam rangkaian kegiatan.

Isinya berupa pawai budaya, seminar internasional, business matching, pertunjukan dan perlombaan seni, pameran dan expo, pasar tradisional dan produk budaya, festival kuliner, lomba permainan rakyat, festival adat budaya, festival busana, dan anugerah budaya.

Baca juga: Kadishub: Empat Kapal Siap Angkut Kafilah  MTQ Tingkat Provinsi di Simeulue

“Seluruh rangkaian kegiatan PKA-8 digelar di sejumlah titik di kawasan Banda Aceh dan sekitarnya.

Untuk info secara lengkap terkait jadwal, lokasi pelaksanaan dan seputar PKA, silakan kunjungi website dan akun medsos resmi @disbudpar_aceh dan @pkaceh.official,” ungkapnya.

Mengangkat isu jalur rempah dengan tema “Rempahkan Bumi, Pulihkan Dunia”, event lima tahunan ini akan menampilkan Aceh dalam tiga lini masa.

Selama PKA, Pemerintah Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) akan menyajikan konsep dalam tiga lini masa, yaitu Aceh masa lalu, Aceh Masa Kini, dan Aceh Masa Depan. 

Pada sisi masa lalu mengangkat sejarah dan peradaban Aceh dalam konteks jalur rempah. Lalu untuk masa kini mengangkat isu terkini dalam perkembangan kebudayaan, pelestarian, pembinaan hingga pemanfaatan.

Sedangkan pada lini masa depan akan menyajikan bahwa jalur rempah Aceh dan nusantara dapat dijadikan sebagai peluang untuk mengembalikan kejayaan rempah pada masa lalu, serta mengembangkan potensinya ke masa yang akan datang.

Baca juga: Satu Unit Rumah di Goheng Banda Aceh Terbakar, Bermula dari Korslet Listrik Picu Percikan Api

Usung Go Green

Kadisbudpar Aceh, Almuniza Kamal mengatakan, perhelatan PKA-8 turut mengusung konsep go green atau ramah lingkungan.

Setiap pengunjung diimbau untuk ikut serta mengampanyekan gerakan meminimalisasi penggunaan sampah plastik, dengan cara membawa tumbler dan kantong belanja sendiri, serta membuang sampah pada tempatnya.

Tim divisi kebersihan, kata Almuniza, akan menyediakan tempat sampah dan plastik terpilah.

Selain itu, panitia juga menyediakan water station (stasiun air minum) agar memudahkan pengunjung membawa tumbler, sehingga dapat membatasi sampah plastik kemasan botol.

Para pengisi tenan juga diimbau untuk tidak menyediakan lagi sedotan, styrofoam dan kantong berbahan plastik di gerainya, demi meminimalisir sampah plastik pada perhelatan akbar tersebut.

“Kami sadar, hal seperti ini belum terbiasa bagi para pengunjung dan pangisi acara, tapi kami akan terus berusaha untuk terus mengedukasikannya.

Berdasarkan arahan dari bapak dan ibu Pj Gubernur Aceh, sejumlah strategi sudah kami susun agar pelaksanaan PKA nanti bisa go green. Mohon dukung aksi ini dan mari kita berkolaborasi untuk mewujudkan PKA-8 sukses dan ramah lingkungan,” pungkasnya. (*)
 
 
 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved