Sabtu, 11 April 2026

Berita Aceh Tamiang

Tinjau Gedung Sekolah Terbakar, Meurah Budiman Upayakan Perbaikan Segera

“Kebetulan ada Pak Fadlon, mudah-mudahan kita bisa mendorong menggunakan APBK Perubahan agar anak-anak bisa kembali belajar di kelas,” kata Meurah.

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/ RAHMAD WIGUNA
Pj Bupati Aceh Tamiang, Meurah Budiman (dua kiri) bersama Wakil Ketua DPRK, Fadlon (kiri) melihat kondisi ruang belajar SMPN 10 Kejuruan Muda yang hangus terbakar, beberapa waktu lalu. Meurah berusaha perbaikan dilakukan secepatnya agar siswa tidak lagi menumpang di aula. 

“Kebetulan ada Pak Fadlon, mudah-mudahan kita bisa mendorong menggunakan APBK Perubahan agar anak-anak bisa kembali belajar di kelas,” kata Meurah.

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Pj Bupati Aceh Tamiang, Meurah Budiman meninjau gedung SMPN 10 Kejuruan Muda yang terbakar beberapa waktu lalu. 

Dampak kebakaran ini menyebabkan 91 siswa harus belajar di aula Dayah Perbatasan Manarul Islam.

Kunjungan ke SMPN 10 Kejuran Muda dilakukan Meurah Budiman, selepas menghadiri Peringatan Hari Santri di Dayah Misbahul Rasyad Al Aziziyah, Selasa (24/10/2023) kemarin.

Meurah didampingi sejumlah pejabat, di antaranya Wakil Ketua DPRK, Fadlon, Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesra, Muslizar, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Catur Haryati, Plh Kadisdikbud Sepriyanto, Kepala SMPN 10, Burhanuddin dan Pimpinan Dayah Perbatasan Manarul Islam, Mustafa.

“Benar, kemarin kami meninjau ke SMPN 10 Kejuruan Muda. Tujuannya untuk melihat langsung dampak kerusakan,” kata Meurah, Rabu (25/10/2023).

Berdasarkan amatan langsung, Meurah mengakui dampak kebakaran 11 Oktober ini cukup parah. 

Tercatat ada empat ruangan yang hangus dan tidak bisa difungsikan lagi. 

Baca juga: Usai Sekolahnya Terbakar, Murid SMPN 10 Kejuruan Muda Menumpang Belajar di Balai Dayah

Tiga dari empat ruangan merupakan ruang belajar, sedangkan satu ruangan berfungsi sebagai ruang bimbingan dan pustaka.

“Yang patut diapresiasi, musibah ini tidak menghentikan semangat anak-anak belajar. Walau ruang belajarnya sudah hangus, tapi mereka tetap belajar seperti biasa. Ini harus didukung penuh,” kata Meurah.

Meurah mengaku, sengaja membawa sejumlah pejabat dalam kunjungan ini agar membantunya mencari solusi cepat. 

“Kebetulan ada Pak Fadlon, mudah-mudahan kita bisa mendorong menggunakan APBK Perubahan agar anak-anak bisa kembali belajar di kelas,” kata Meurah.

Kepala SMPN 10 Kejuruan Muda, Baharuddin sempat menjelaskan ruang belajar yang terbakar seluruhnya kelas VIII. 

Jumlah siswa dari tiga kelas ini sebanyak 91 orang dan seluruhnya saat ini harus menumpang belajar di aula milik Dayah Perbatasan Manarul Islam.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved