Breaking News

Berita Nasional

OPM Klaim Serang Pos TNI dan Bakar Ekskavator, Begini Tanggapan Dandim Maybrat

TNPB-OPM Kodap IV Sorong Maybrat, mengklaim bertanggung jawab atas pembakaran ekskavator di Ayata dan mengaku telah menyerang Pos TNI

Editor: Muhammad Hadi
Tribun Sorong/Safwan Ashari
Jajaran Polres Maybrat, menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) lokasi pembakaran ekskavator di Kampung Ayata, Distrik Aifat Timur Tengah, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, Jumat (27/10/2023). 

OPM Klaim serang pos TNI dan bakar ekskavator, Begini Tanggapan Dandim Maybrat

SERAMBINEWS.COM - TPNPB-OPM masih mengklaim atas aksinya di wilayah Papua termasuk di Provinsi Papua Barat Daya.

Informasi terbaru adalah klaim dari TPNPB-OPM yang mengaku serang pos TNI dan bakar ekskavator.

Pihak TNI pun bereaksi atas klaim pihak TPNPB-OPM yang menyebar luar di media.

Dandim 1809/Maybrat Letkol Inf Yohanes Andi Wibowo membantah terkait klaim TPNPB-OPM menembak satu prajurit TNI di Kampung Ayata, Kabupaten Maybrat.

Sebelumnya, TNPB-OPM Kodap IV Sorong Maybrat, mengklaim bertanggung jawab atas pembakaran ekskavator di Ayata.

Tak hanya itu, penyerangan terhadap pos TNI merupakan bagian dari upaya menggagalkan peringatan sumpah pemuda, pada Sabtu (28/10/2023) kemarin.

Baca juga: Letkol Inf Tamami Dibacok Praka DRB, Dansatdik Secata Rindam XVII Kasuari Terima 12 Jahitan

Mendengar hal itu, Yohanes membantah terkait adanya penyerangan serta klaim TPNPB-OPM menembak anggota TNI.

"Soal TPNPB-OPM menembak pos dan kendaraan TNI di Ayata, Maybrat, kemarin semua itu hoaks," ujar Yohanes kepada TribunSorong.com, Minggu (29/10/2023).

Ia mengaku, hingga kini tidak ada anggota TNI di pos pengamanan yang gugur lewat klaim serangan oleh TPNPB-OPM di Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya.

Menurutnya, momen pembakaran ekskavator hanya dimanfaatkan oleh para pihak agar mencari panggung di Maybrat.

Baca juga: Kapolsek Bungaraya AKP Selamet Dicopot dari Jabatan, Buntut Bawa Tahanan Korupsi Pelesir ke Kebun

"Informasi penembakan anggota TNI dan lainnya semuanya tidak ada, hanya hoaks dari para pihak itu," katanya.

Melihat hal tersebut, Yohanes meminta agar warga tak panik dan takut, tetap melakukan aktivitas di Kampung Ayata, Kabupaten Maybrat, seperti bisanya.

Tambah pasukan

Jajaran Polda Papua Barat mengirim personel tambahan untuk mempertebal pengamanan di Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved