Kisah Pilu Menantu Hamil 7 Bulan Dibunuh Mertua Birahi karena Tolak Berhubungan

Kisah pilu menantu hamil tujuh bulan dibunuh mertua birahi karena tolak berhubungan di Pasuruan, Jawa Timur, Selasa (31/10/2023).

Penulis: Sara Masroni | Editor: Amirullah
Pixabay/Marncom
Ilustrasi - Kisah pilu menantu hamil tujuh bulan dibunuh mertua birahi karena tolak berhubungan di Pasuruan, Jawa Timur, Selasa (31/10/2023). 

"Namun nyawa korban tidak tertolong saat dalam perjalanan," tambahnya.

Pelaku Ditangkap

Pihak kepolisian berhasil menangkap pelaku dan sejumlah barang bukti dari tempat persembunyiannya.

"Dari hasil penangkapan, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti," ungkap Kompol Hari.

Adapun bukti dimaksud berupa satu buah pisau dapur dengan panjang 30 sentimeter yang terdapat bercak darah, selimut warna biru, dan ponsel milik korban.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 338 KUHP dan atau Pasal 351 ayat (3) KUHP tentang Pembunuhan.

"Ancaman hukuman pidana penjara paling lama 7 tahun," tambahnya.

Pelaku Berstatus Duda dan Sering Pakai PSK

Masih berdasarkan keterang Wakapolres Pasuruan, pelaku sudah berstatus duda selama 10 tahun usai ditinggal mati sang istri.

"Dari situlah, tersangka tidak bisa menahan nafsunya melihat tubuh menantunya. Tersangka langsung mendatangi korban di kamarnya," sambung Kompol Hari Aziz.

"Pelaku ini sering ke tempat prostitusi untuk menyewa PSK. Ini juga masih dalam pengembangan lebih lanjut. Penyidik akan dalami lebih lanjut," tutupnya.

Kasus Lainnya: Ayah Kandung Nodai Anak Gadisnya 5 Kali Sampai Hamil di Aceh Besar

Astaghfirullah! Ayah kandung tega menodai anak gadisnya sendiri sebanyak lima kali sampai hamil dan melahirkan di Aceh Besar.

Adalah pria berinisial Y (46). Dia melampiaskan syahwat ke anak kandungnya sendiri yang masih berusia 14 tahun.

Pelaku menggauli korban sejak Januari hingga April 2023.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved