Jumat, 24 April 2026

Angka Ibu Hamil di Pidie Capai 10.188 Orang, Dinkes Ingatkan Bumil Periksa Kehamilan 6 Kali

"Populasi ibu hamil terus bertambah di Pidie. Angka ibu hamil selama delapan bulan (Januari hingga Agustus) berjumlah...

Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Eddy Fitriadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Kepala Dinas Kesehatan Pidie, dr Arika Husnayanti Aboebakar SpOG. Angka Ibu Hamil di Pidie Capai 10.188 Orang, Dinkes Ingatkan Bumil Periksa Kehamilan 6 Kali. 

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Dinas Kesehatan (Dinkes) Pidie mencatat tahun 2022 angka ibu hamil di Pidie mencapai 10.188 orang. 

Sementara angka ibu hamil pada tahun 2023, terhitung Januari hingga Agustus berjumlah 2.945 orang.

"Populasi ibu hamil terus bertambah di Pidie. Angka ibu hamil selama delapan bulan (Januari hingga Agustus) berjumlah 2.945 orang," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pidie, dr Arika Husnayanti Aboebakar SpOG (K) kepada Serambinews.com, Senin (6/11/2023)

Ia menjelaskan, angka ibu hamil itu dilaporkan masing-masing puskesmas di Kabupaten Pidie. Saat ini, sisa empat bulan lagi tahun 2023, yang nantinya akan dicatat data ibu hamil oleh Dinas Kesehatan Pidie

Untuk angka ibu hamil dan bayi meninggal belum diberi data oleh Dinkes Pidie.

"Kalau angka data ibu hamil pada tahun 2022 mencapai 10.188 orang," sebutnya.

Kata Dokter Arika, ibu hamil memerlukan pemeriksaan antenatal care, untuk mengetahui kondisi kembang janin di dalam kandungan dan memastikan kesehatan ibu baik. 

Menurutnya, pemeriksaan sistem antenatal care itu harus dilakukan enam kali terhadap ibu hamil

Di mana dilakukan pemeriksaan terhadap ibu hamil empat kali di puskesamas dan dua kali diperiksa dokter umum dan dokter spesialis kandungan, dengan pemeriksaan ultrasonografi ( USG) di rumah sakit.

Kata Arika, saat adanya ibu hamil langkah awal diberikan edukasi terhadap janin oleh petugas puskesmas dan kader terhadap ibu hamil.

Selain itu, adanya pelayanan posyandu yang bisa memeriksa kehamilan

"Jadi pemeriksaan ibu hamil enam kali hingga ibu hamil melahirkan. Pemeriksaan USG  bisa dilakukan di puskesmas yang memiliki USG," jelasnya. 

Ia menyebutkan, saat ini sebelas dari 26 puskesmas di Pidie telah memiliki alat USG

Adalah Puskesmas Geumpang, Tangse, Sakti, Delima, Indrajaya, Rubee, Mutiara Mutiara Timur, Simpang Tiga, Padang Tiji dan Puskesmas Muara Tiga (Laweung). 

Ia menambahkan, sebelas USG di puskesmas, yang rinciannya empat USG merupakan hibah dari Kementerian Kesehatan RI. 

Sementara tujuh USG merupakan pengadaan Dinkes Pidie dengan sumber dana alokasi khusus (DAK) non fisik.(*)

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved