Jumat, 24 April 2026

Berita Pidie

Bupati Sarjani Semprot ASN Bikin Ribut saat Pelantikan Pejabat

Datang ke sini membuat ketawa. Jadi ke depan jangan terulang lagi. Jika juga kembali terjadi, kita akan keluarkan dari ruangan. SARJANI ABDULLAH

|
Editor: mufti
Serambinews.com/Nur Nihayati
Bupati Pidie, H Sarjani Abdullah SH 

Ringkasan Berita:
  • Sarjani Abdullah SH MH semprot Aparatur Sipil Negara (ASN) saat proses pelantikan 88 pejabat di oprom bupati setempat
  • Bupati Sarjani menggunakan Bahasa Aceh. Teguran itu membuat suasana ruang Oprom Bupati Pidie yang mendadak berubah hening
  • Pemkab Pidie membutuhkan  aparatur pemerintah yang mampu bekerja keras, bersinergi dengan berbagai pihak untuk percepatan pembangunan

Datang ke sini membuat ketawa. Jadi ke depan jangan terulang lagi. Jika juga kembali terjadi, kita akan keluarkan dari ruangan. SARJANI ABDULLAH, Bupati Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Bupati Pidie, Sarjani Abdullah SH MH semprot Aparatur Sipil Negara (ASN) saat proses pelantikan 88 pejabat di oprom bupati setempat, Rabu (22/4/2026). 

Orang nomor satu di Kabupaten Pidie itu sempat dua kali menegur PNS dan pengunjung yang berdiri menyaksikan pelantikan pejabat. Teguran tersebut karena PNS terlihat ribut saat proses pelantikan.

Awalnya, Bupati Sarjani menegur saat pengambilan sumpah jabatan terhadap 88 pejabat.  " Jangan ribut di dalam. Kalau memang ingin ribut keluar saja dari ruangan ini," kata Bupati Sarjani menggunakan Bahasa Aceh. Teguran itu membuat suasana ruang Oprom Bupati Pidie yang mendadak berubah hening.

Selanjutnya, Bupati Pidie kembali pengingatkan pengunjung saat detik-detik terakhir menyampaikan kata sambutan. " Aksi gelak dan tawa, agar ke depan tidak perlu diulangi lagi. Perlu digarisbawahi, jika hari ini terjadi tidak elok dalam pandangan umum. Datang ke sini membuat ketawa. Jadi ke depan jangan terulang lagi. Jika juga kembali terjadi, kita akan keluarkan dari ruangan," tegas Sarjani Abdullah. 

"Kita semua orang berpendidikan, seharusnya malu dan beretika, untuk tidak mengulang perbuatan yang sama," jelasnya. 

Data diperoleh Serambi, dari BKPSDM Pidie menyebutkan, 88 pejabat dilantik dan dirotasi dari jabatan. Dari 88 pejabat, tercatat sepuluh camat diganti.

Adalah Bustami SH Camat Batee, Abdul Jafar SPd MPd  (Camat Sakti), Amarullah ST (Camat Tangse), Khalidin ST (Camat Padang Tiji), dan Asriadi SSos (Camat Grong-Grong). 

Berikutnya, Teuku Muhardi SSos (Camat Titeu), Zainal Abidin SE (Camat Keumala), Zulkarnaini SE (Camat Mila), Umar SSos MM (Camat Delima), dan Karniadi SSos (Camat Glumpang Baro). 

Lalu, Syakya SP MSi sebagai Sekretaris Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU),  Nuzul Warni SE (Kepala Sekretariat Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Pidie, dan  Muhammad Faisal SKep MKM, sebagai Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Tgk Chik Di Tiro Sigli. 

Selanjutnya, DR Ismed SPd MPd (Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pidie), Syamsul Bahri ST MT (Sekretaris Dinas Kesehatan), Azizah SE MSi (Sekrtaris Dinas Sosial) Masyitah SAg (Sekretaris Dinas Pendidikan Dayah Pidie), dan Mustari SKM MM, Kepala Bagian Perencanaan RSUD Tgk Chik Di Tiro Sigli. 

Selebihnya, pejabat dilantik sekretaris kantor camat, kepala bidang dan kepala seksi.  Sementara dua pejabat dikembalikan menjadi guru. Adalah Handayani SPd menjadi guru SDN 1 Bambi, dan Malia Safriani SPd MPd, menjadi guru SMPN 1 Batee.(naz)

Dievakuasi Secara Berkala

Bupati Pidie, Sarjani Abdullah mengungkapkan, Pemkab Pidie membutuhkan  aparatur pemerintah yang mampu bekerja keras, bersinergi dengan berbagai pihak untuk percepatan pembangunan. 

Untuk itu, kata Bupati,  aparatur pemerintahan akan dievaluasi secara berkala. Jika realisasi di bawah ekspektasi dari target kinerja, maka akan menjadi rapor merah.

" Saya ingatkan kepada kepala organisasi perangkat daerah (OPD), agar terus memantau kinerja dari jajarannya. Jika tidak ada  peningkatan, maka kepala OPD akan dievaluasi," kata Bupati Sarjani. 

Di sisi lain, sebutnya,  pelantikan ini hendaknya dapat memacu kinerja kearah yang lebih baik, dalam  rangka mewujudkan visi misi Bupati dan Wakil  Bupati Pidie untuk “TAPUGA PIDIE”.

" Pelantikan pejabat struktural sudah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Juga telah mendapatkan pertimbangan teknis dari BKN," pungkasnya.(naz)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved