Rabu, 29 April 2026

Israel Berambisi Tumpaskan Hamas, Eks-Militer AS Malah Sebut Tentara IDF Cuma Bocah Wajib Militer

Mantan perwira intelijen Korps Marinir AS, menjelaskan, kelompok sekaliber Hamas di Gaza tidak akan mungkin diberantas habis

Tayang:
Editor: Amirullah
Tentara Israel / AFP
Gambar yang dirilis tentara Israel pada 5 November 2023 ini menunjukkan kendaraan militer Israel dan asap tebal di dalam Jalur Gaza saat pertempuran antara Israel dan gerakan Hamas Palestina terus berlanjut. 

SERAMBINEWS.COM - Tentara Israel berambisi ingin habisi Hamas.

Namun, menurut mantan militer Amerika Serikat itu akan sulit diwujudkan.

Seorang mantan perwira intelijen Korps Marinir AS menganalisis bahwa, niat tentara Israel (IDF) memberangus habis Hamas, akan sulit diwujudkan.

Hal ini dikarenakan beberapa alasan yang menyangkut siapa prajurit perang Israel serta 'ideologi perlawanan’.

Dari segi ideologis, Hamas dinilai sebagai gerakan perlawanan yang bertujuan membebaskan Palestina dari pendudukan Israel.

Mantan perwira intelijen Korps Marinir AS, dan inspektur senjata PBB, Scott Ritter, menjelaskan, kelompok sekaliber Hamas di Gaza tidak akan mungkin diberantas habis merujuk pada kompleksnya struktur dan jaringan infrastruktur yang sudah dibangun.

Selama pendudukan itu masih terjadi, Hamas -atau apapun namanya nanti- akan tetap beregenerasi.

Dari sisi taktis peperangan, terowongan Hamas menjadi kendala besar bagi IDF yang bahkan sulit dijangkau oleh bombardemen tanpa ampun ke Gaza yang sudah menewaskan hampir 10 ribu orang Palestina dalam tiga pekan.

Gambar yang dirilis tentara Israel pada 5 November 2023 ini menunjukkan kendaraan militer Israel dan asap tebal di dalam Jalur Gaza saat pertempuran antara Israel dan gerakan Hamas Palestina terus berlanjut.
Gambar yang dirilis tentara Israel pada 5 November 2023 ini menunjukkan kendaraan militer Israel dan asap tebal di dalam Jalur Gaza saat pertempuran antara Israel dan gerakan Hamas Palestina terus berlanjut. (Tentara Israel / AFP)

"Jika militer Israel ingin mengalahkan Hamas di Gaza, mereka harus turun ke terowongan bawah tanah," kata Scott Ritter dilansir Sputnik.

"Namun Israel tidak ingin melakukan hal itu, karena mereka menginginkan perang dengan biaya murah,” tegas pengamat geopolitik tersebut.

“Mereka bertarung di atas tanah. Mereka melakukan operasi terowongan terbatas.

Namun mereka tidak berhasil mengalahkan Hamas. Untuk mengalahkan Hamas, Anda harus melakukan tindakan bawah tanah, dan Anda harus menutup seluruh jaringan terowongan,” kata dia.

Scott Ritter menegaskan kembali kalau yang dilakukan Israel saat ini hanyalah menghancurkan infrastruktur yang tampak dan terlihat, di tengah melonjaknya jumlah korban warga sipil.

“Pada akhirnya terowongan akan dibangun kembali, Hamas akan tumbuh kembali dan Israel tidak akan pernah mengalahkan ‘ideologi perlawanan’ ini,” kata dia.

Terowongan Tiga Tingkat

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved