Selasa, 5 Mei 2026

Pemko Langsa Gagas Pengiriman Pekerja ke Jepang, Teken MoU dengan PT Innovam Global Indonesia

Isi nota kesepakatan bersama antara Pemko Langsa dan PT Innovan Global Indonesia, yakni tentang pelaksanaan program pelatihan bahasa Jepang...

Tayang:
Penulis: Zubir | Editor: Eddy Fitriadi
For. Serambinews.com
Pj Wali Kota Langsa Syaridin, SPd, MPd (dua kiri), Direktur PT Innovam Global Indonesia, Hasustan Kosim, SH, MPd, Asisten I Suriyatno AP, M.SP, Kabag Hukum Meka Elizar, SH, MH, usai meneken MoU, di ruang kerja Wali Kota. 

Laporan Zubir | Langsa 

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Pemerintah Kota (Pemko) Langsa menggagas program persiapan pengiriman tenaga kerja ke Jepang, setelah dilakukan penandatangan nota kesepakatan bersama dengan PT Innovam Global Indonesia.

Isi nota kesepakatan bersama antara Pemko Langsa dan PT Innovan Global Indonesia, yakni tentang pelaksanaan program pelatihan bahasa Jepang bagi calon pekerja ke Jepang dalam wilayah Kota Langsa.

Penandatangan dilakukan oleh Pj Wali Kota Langsa Syaridin, SPd, MPd dan Direktur PT Innovan Global Indonesia, Hasustan Kosim, SH, MPd, juga disaksikan Asisten I Suriyatno AP, M.SP, Kabag Hukum Meka Elizar, SH, MH, di ruang kerja Wali Kota, Selasa (7/11/2023).

Pj Wali Kota Langsa Syaridin, SPd, MPd, mengatakan, kerjasama antara Pemko Langsa dan PT Innovam Global Indonesia ini dilakukan dalam rangka menurunkan pengangguran dan angka kemiskinan di Kota Langsa. 

Melalui kerjasama ini, jelas Syaridin, nantinya akan dikirim putra putri Kota Langsa untuk diajarkan bahasa Jepang dan sejumlah ketrampilan di PT Innovam yang berkedudukan di Kota Medan, Sumut, guna mempersiapkan mereka sebagai tenaga kerja ke luar negeri khususnya ke negara Sakura (Jepang). 

Menurut Syaridin, program ini sebelumnya juga telah ia bicarakan juga dengan Ketua DPRK Langsa Maimul Mahdi, ia merespons dengan baik dan sangat mendukung.

"Apalagi program ini adalah murni untuk kepentingan warga Kota Langsa dalam mendapatkan pekerjaan ke depannya, bukan program untuk pencitraan saya," jelas pria yang juga menjabat Kepala BPSDM Aceh ini. 

Syaridin juga sangat berharap kepada Wali Kota Langsa definitif ke depan nantinya agar program rintisan pengiriman tenaga kerja ke Jepang ini berjalan lancar agar terus dilanjutkan untuk peluang kerja masyarakat. 

Pj Wali Kota menjelaskan, program itu akan dilaksanakan mulai tahun 2024, dan untuk tahap pertama Pemko Langsa akan merekrut 30 orang warga asli asal Kota Langsa usia 18-45 tahun.

Syaratnya juga cukup dipermudah, yaitu mereka (calon tenaga kerja) tanpa harus berlatang belakang ijazah pendidikan, artinya tidak harus tamatan SMA atau sarjana. 

Biaya selama 5 bulan pelatihan bagi 30 orang yang direkrut tahap pertama ini juga akan ditanggung penuh oleh Pemko Langsa melalui APBK tahun anggaran 2024. 

"Saya juga berharap ini akan menjadi salah satu multi efek ke depan yang bisa membawa perobahan lebih baik lagi di Kota Langsa," harap Syaridin.

Sementara Direktur PT Innovam Global Indonesia, Hasustan Kosim, SH, MPd, menjelaskan, untuk Provinsi Aceh kerja sama ini menjadi yang pertama dilakukan dan bisa menjadi pilot project ke depannya. 

Hasustan menjelaskan singkat profil perusahaannya, bahwa selama ini PT Innovam Indonesia Global fokus pada pelatihan tenaga kerja di bidang otomotif, welding, listrik, serta lebih banyak juga ke pelatihan bahasa Jepang

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved