Senin, 27 April 2026

Berita Banda Aceh

Peringati Hari Kesehatan Nasional ke-59, RSUDZA Gelar Lomba MTQ, Diikuti 120 Peserta

Direktur RSUDZA, dr Isra Firmansyah menyampaikan bahwa, dirinya tidak menduga antusias para staf yang ikut dalam kegiatan ini melebihi 100 orang.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Taufik Hidayat
FOR SERAMBINEWS.COM
Direktur RSUDZA, dr Isra Firmansyah SpA PhD (empat kanan) beserta jajaran dan dewan juri dari LPTQ Provinsi Aceh foto bersama usai membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-59 di RSUDZA Banda Aceh, Kamis (9/11/2023). | IST 

Peringati Hari Kesehatan Nasional ke-59, RSUDZA Gelar Lomba MTQ, Diikuti 120 Peserta

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Rumah Sakit Umum Daerah dr Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh menggelar lomba Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) pada tahun ini.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-59, Kamis (9/11/2023).

Panitia Pelaksana, Ns Asnawi Skep MKep mengatakan, kegiatan HKN tahun ini digelar berbeda dari sebelumnya.

Biasanya, peringatan HKN diisi dengan rangkaian lomba olahraga, menulis memoar, cerdas cermat dan perlombaan lainnya.

“Lomba itu juga kita lakukan, tapi tahun ini kita isi dengan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) yang terdiri dari beberapa cabang lomba. Ada cabang Tilawah Quran, Tartil, Tahfidz 1 Juz, Dakwah Al-Quran dan Kaligrafi,” ujarnya.

Ia menerangkan, peserta sangat antusis untuk ikut berpartisipasi dalam MTQ HKN ke-59 di RSUDZA.

“Peserta berjumlah 120 orang yang berasal dari staf civitas hospitalia RSUDZA. Mereka turun dalam 5 cabang MTQ HKN. Kegiatan ini didukung penuh oleh jajaran direksi kita,” ungkapnya.

Baca juga: Pijay Utus 40 Peserta MTQ di Simeulue, Begini Target dari 11 Cabang yang Diikuti

Direktur RSUDZA, dr Isra Firmansyah SpA PhD dalam sambutan pembukaan kegiatan MTQ HKN itu menyampaikan bahwa, dirinya tidak menduga antusias para staf yang ikut dalam kegiatan ini melebihi 100 orang.

“Artinya banyak kader yang paham Tilawatil Quran di rumah sakit. Ini menunjukkan bahwa ternyata rumah sakit tidak hanya sebagai pelayanan kesehatan, namun memiliki potensi insan Qurani yang sangat mumpuni untuk menunjang layanan syariah,” ujar dr Isra.

Direktur memastikan bahwa event MTQ seperti ini akan menjadi perhatian manajemen untuk menjadi event khusus dan didakan secara rutin tiap tahun.

Menurutnya, MTQ ini menjadi ajang penjaringan potensi bagi RSUDZA, untuk nantinya peserta terbaik dapat mewakili Aceh pada event MTQ Korpri dan event keagamaan Islam lainnya.

Baca juga: Peringkat 2 Nasional MTQ Korpri 2022, FUQAHA Apresiasi Prestasi Kafilah Korpri Aceh

“Akan tetapi menjadi wujud dari status rumah sakit syariah, Alhamdulillah RSUD dr. Zainoel Abidin menjadi rumah sakit daerah pertama yang mendapatkan status terakreditasi Syariah di Indonesia,” papar Isra.

Disisi lain, Dewan Juri dari LPTQ Provinsi Aceh Ustadz H Zamni Yunus MAg menyampaikan apresiasinya terhadap RSUD dr Zainoel Abidin karena telah memasukkan salah satu kegiatan keagamaan berupa MTQ dalam peringatan HKN.

“Kami berfikir bahwa rumah sakit hanya fokus pada pelayanan saja, tapi ternyata menyimpan potensi-potensi unggul di bidang keagamaan. Hal ini sangat membanggakan dan patut dicontoh oleh SKPA (Satuan Kerja Perangkat Aceh) lain di Provinsi Aceh pungkasnya. (Serambinews.com/Agus Ramadhan)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved