Kamis, 16 April 2026

Kabar Bireuen

Bireuen Juara 2 Nasional Kategori Kader Posyandu Berprestasi

Perolehan juara tersebut diumumkan setelah tim verifikasi Kemenkes RI bersama tim Kemendes RI mengunjungi Desa Lhok Mambang, pada Rabu (25/10/2023).

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Taufik Hidayat
Dok Humas
Penyerahan penghargaan Posyandu dan kader Posyandu berprestasi bidang kesehatan tingkat nasional, dalam jambore kader nasional, di Grand Ballroom Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta 

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Tahun ini, Kabupaten Bireuen meriah peringkat 2 nasional untuk kategori kader Posyandu berprestasi bidang kesehatan  di umumkan pada pertemuan Jambore Kader Nasional yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan, mulai tanggal 11-14 November 2023, di Grand Ballroom Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta.

Prestasi tersebut berhasil diraih oleh Cut Suhaibah (30) salah seorang kader dari Posyandu Sukma, Gampong Lhok Mambang, Kecamatan Gandapura, Bireuen. "Tanda penghargaan diterima Pj Bupati Bireuen Aulia Sofyan bersama Cut Suhaibah," ujar Kabag Prokopim Azmi MM, Senin (13/11/2023) malam.

Sebelum ditetapkan sebagai juara nasional, tim verifikasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI  bersama tim Kementerian Desa, Dinkes Aceh, Dinkes Bireuen, Dinas Pemberdayaa Masyarakat Gampong (DPMG) Aceh, TP PKK Aceh, pada Rabu (25/10/2023) turun ke desa Lhok Mambang, Gandapura Bireuen.

Kehadiran tim umumnya kaum ibu melakukan verifikasi kader Posyandu berprestasi tingkat nasional tahun ini.

Usai menerima piagam penghargaan, Pj Bupati  Bireuen, Aulia Sofyan PhD menyampaikan,  jambore kader nasional dilaksanakan Kementerian Kesehatan sebagai puncak pembinaan teknis berupa ajang apresiasi bagi kader yang merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan promotif preventif di Indonesia.

"Jambore kader tingkat nasional yang diselenggarakan mulai tanggal 11 -14 November 2023 itu, sekaligus dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional," jelasnya.

Kementerian Kesehatan berkomitmen menghadirkan layanan kesehatan berkualitas, adil, dan merata. Ini tidak bisa dilakukan sendiri, harus dilakukan bersama-sama secara agresif dan terarah.

"Untuk itu, terima kasih atas kontribusi semua pihak, semoga sinergi dan kolaborasi hebat ini, bisa dilanjutkan bagi pembangunan kesehatan di Indonesia", ungkap Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan, Kunta Wibawa Dasa Nugraha.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved