Liga 2
Buntut Kerusuhan Gresik United Vs Deltras di Stadion Gelora Joko Samudro, Korban Luka 28 Orang
Tercatat ada sebanyak 28 orang yang menjadi korban kericuhan di Stadion Gelora Joko Samudro, Jawa Timur.
Polisi akhirnya menembakkan gas air mata dengan maksud membubarkan suporter.
Sementara itu, para korban tak hanya dirawat di RS Semen Gresik.
Ada pula yang dirawat di RS Petrokimia Gresik, RSUD Ibnu Sina, dan di puskesmas.
Syamsud Dluha lalu menyebut korban yang terkena gas air mata mengeluhkan sesak napas hingga mata perih.
"'Sesak, pusing, matanya perih," tuturnya.
Baca juga: Wasit Dinilai Rugikan Persiraja, Dek Gam Surati PSSI soal Gol Toure yang Dibatalkan karena Offside
Polisi Ungkap Alasan Ditembakkannya Gas Air Mata usai Laga Gresik United vs Deltras Sidoarjo
Pihak Kepolisian akhirnya buka suara terkait alasan di balik keputusan menembakkan gas air mata setelah sebuah laga Liga 2.
Insiden tersebut terjadi tepat setelah laga antara Gresik United vs Deltras Sidoarjo.
Pertandingan ini merupakan laga pekan ke-10 Liga 2 2023-2024 yang terlaksana di Stadion Gelora Joko Samudro, Jawa Timur, Minggu (19/11/2023).
Pada kesempatan tersebut, Gresik United menyerah dengan skor 1-2 dari Deltras Sidoarjo.
Dilansir BolaSport.com dari Surya Malang, hasil ini rupanya membuat suporter tim tuan rumah kecewa.
Para suporter lalu mencoba kembali memasuki stadion untuk mendatangi manajemen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Korban-aparat-mengalami-luka-akibat-kerusuhan-di-Stadion-Gelora-Joko-Samudro.jpg)