Breaking News
Sabtu, 9 Mei 2026

Suprianda Tewas Diterkam Harimau Majikannya di Samarinda, Sang Pemilik Ditangkap Polisi

Seorang pria di Samarinda, Kalimantan Timur bernama Suprianda (27) meninggal dunia usai diterkam harimau milik sang majikan pada Sabtu (18/11/2023).

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
Dokumen BKSDA Aceh
HARIMAU Sumatera (Panthera tigris sumatrae) yang selama ini berkonflik dengan manusia berhasil ditangkap di Desa Lhok Bengkuang, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, Senin (25/7/2022) 

Namun, majikan tempat Suprianda bekerja selama tiga tahun itu tidak mempercayainya.

Bahkan, majikan kakaknya itu sempat mengancam Suprianda.

"Katanya takut. Harimaunya sering mau menerkam. Tapi bosnya enggak percaya," ungkapnya.

"Bosnya selalu ngancam kakak saya akan dipecat dari tempat Gym kalau berhenti kasih makan harimau," imbuhnya.

Tak Miliki Izin Pelihara Harimau, Majikan Suprianda Ditahan

Rupanya, majikan Suprianda beinisial AS tak memiliki izin untuk memelihara harimau.

Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan kini AS telah ditahan.

Saat dimankan, AS bersikap kooperatif.

Pihaknya pun juga masih melakukan penyelidikan untuk mendalami kelalaian majikan Suprianda itu.

"Sudah semalam langsung ditahan di Polresta Samarinda," ungkap Kombes Pol Yusuf Sutejo, Minggu (19/11/2023), dikutip dari TribunKaltim.

"Dari hasil sementara tidak ada izin," sambungnya.

Pemilik harimau tersebut terancam sanksi pidana, baik karena kelalaiannya maupun karena tidak memiliki izin kepemilikan harimau.

Atas insiden ini, kata Yusuf, AS dijerat dengan Pasal 359 KUHP atau Pasal 21 ayat (2) jo. Pasal 40 ayat (2) UU Nomor 5 Tahun 1950.

Tak hanya itu, harimau yang menerkam Suprianda itu kini tidak bisa lagi ditempatkan di rumah AS.

Hal ini berkaitan dengan perizinan yang rupanya tak dimiliki AS.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved