Berita Kutaraja
Dirlantas: Hati-hati Saat Melintasi Jalan di Nagan Raya dan Aceh Selatan, Masih Terendam Banjir
“Lalu, jalan di Desa Lamie, Kecamatan Darul Makmur, jalan Poros Desa Ujung Krueng, Desa Neubok dengan debir air mencapai 80 cm," ujarnya.
Penulis: Subur Dani | Editor: Saifullah
Laporan Subur Dani | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Aceh melaporkan sejumlah ruas jalan di lintas barat selatan (Barsela) Aceh terendam banjir pada Selasa (21/11/2023).
Dirlantas Polda Aceh, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy menyebutkan, jalan yang terendam banjir di antaranya di kawasan Nagan Raya dan Aceh Selatan.
Dalam laporan tertulis yang diterima Serambinews.com disebutkan, bahwa ketinggian air di sejumlah kawasan dimaksud mencapai sekitar satu meter.
Bahkan, ada jalan yang tak bisa dilintasi.
Disebutkan Dirlantas, pada Selasa Subuh, telah terjadi banjir di beberapa desa di Kecamatan Darul Makmur dan Kecamatan Tripa Makmur, Nagan Raya.
"Banjir tersebut terjadi dikarenakan intensitas hujan yang tinggi pada Senin dan pada Selasa, sehingga air Krueng Lamie-Krueng Tripa naik dan mengakibatkan banjir," kata Dirlantas.
Akibat meluapnya air sungai itu, sejumlah jalan nasional pun ikut tergenang.
Seperti jalan nasional di kawasan Desa Kuta Trieng, Kecamatan Darul Makmur dengan debit air mencapai 70 cm.
“Lalu, jalan di Desa Lamie, Kecamatan Darul Makmur, jalan Poros Desa Ujung Krueng, Desa Neubok dengan debir air mencapai 80 cm," ujarnya.
Dirlantas juga melaporkan, kondisi terakhir Kecamatan Trumon, Kabupaten Aceh Selatan, saat ini terkena banjir.
Sehingga salah satu jalan nasional di Kecamatan Trumon Tengah yang menghubungkan Aceh Selatan ke Subulussalam sudah ditutup.
"Banjir juga terjadi di titik lainnya yaitu berlokasi di Desa Gelumbuk, Kecamatan Klut Selatan yang menuju ke Trumon," ujarnya.
Mengingat intensitas curah hujan yang tinggi di Provinsi Aceh sehingga mengakibatkan beberapa ruas jalan nasional tergenang banjir dan mengakibatkan kondisi jalan licin serta mengganggu arus lalu lintas dan berpotensi rawan kecelakaan lalu lintas, maka Dirlantas mengimbau masyarakat untuk waspada.
"Kepada pengguna jalan yang akan melintasi dan masyarakat yang berada di sekitaran lokasi banjir agar meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati dengan selalu mentaati peraturan berlalu lintas demi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas," pungkasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Jalan-Barsela-Terendam-Banjir.jpg)