Rumah Disatroni Maling
Kasus Rumah Tgk Yusra Disatroni Maling di Pidie, Tas Berisi Emas Gagal Dibawa Kabur Pelaku
Tas kecil berisi emas itu ditemukan di atas kosen jendela kamar. Tas kecil berisi emas disimpan bersama uang di bawah bantal...
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Eddy Fitriadi
Laporan Muhammad Nazar I Pidie
SERAMBINEWS.COM, SIGLI- Rumah milik Yusra Binti Nurdin (51) warga Gampong Kumbang Unoe, Kecamatan Glumpang Baro, Pidie disatroni maling.
Uang sekira Rp 150 juta berhasil dikuras pencuri di rumah Tgk Yusra sapaan akrab warga terhadap Yusra Binti Nurdin di rumahnya di Gampong Kumbang Unoe, Minggu (19/11/2023) sekitar pukul 23.00 WIB.
Kasus pencurian uang milik Tgk Yusra, saat ini telah ditangani Satuan Reskrim Polres Pidie.
"Benar rumah Tgk Yusra digasak maling. Saat kejadian, ia berada di Sigli bersama keluarga Tgk Yusra di rumah sakit," kata Keuchik Kumbang Unoe, Zulkifli, kepada Serambinews.com, Selasa (21/11/2023).
Menurutnya, ia tidak mengetahui kronologis kejadian, tapi kejadian itu telah menyebabkan uang milik Tgk Yusra disimpan di bawah bantal hilang dibawa pencuri.
Sementara perhiasan emas seperti kalung, cincin dan gelang di dalam tas kecil gagal dibawa pencuri.
Tas kecil berisi emas itu ditemukan di atas kosen jendela kamar. Tas kecil berisi emas disimpan bersama uang di bawah bantal.
"Kalau jumlah emas di dalam tas kecil saya tidak mengetahuinya. Emas di dalam tas kecil itu hanya perhiasan emas. Tapi, saya dengar dari masyarakat sekitar 180 gram, tapi lebih bagus ditanya sama anak Tgk Yusra saja sehingga bisa akurat. Emas tidak hilang hanya bergeser tempat saja, dari di bawah bantal tempat tidur berpindah ke kosen jendela," kata Zulkifli.
Menurutnya, tas kecil berisi emas diperkirakan gagal dibawa kabur pencuri, seiring anak Tgk Yusra pulang ke rumah. Sehingga pelaku cepat kabur melalui jendela.
"Kita berharap pelaku bisa segera ditangkap polisi sehingga bisa menjadi pelajaran," ujarnya.
Sementara Kapolres Pidie, AKBP Imam Asfali SIK, kepada Serambinews.com, Selasa (21/11/2023) mengatakan, kejadian pencurian itu terjadi, Minggu (19/11/2023) malam, berawal Tgk Yusra pergi ke RSUD Tgk Chik Di Tiro Sigli, sekitar pukul 01.00 WIB, dini hari, untuk membawa suami korban yang sakit untuk berobat di rumah sakit pemerintah tersebut.
Saat itu, kata Kapolres Pidie, Tgk Yusra membawa semua keluarganya ke RSUD Tgk Chik Di Tiro Sigli. Kecuali tidak dibawa keponakan Tgk Yusra bernama Humaira, yang menyandang tuna wisma (bisu).
Namun, sekitar pukul 22.30 WIB, kedua anak Tgk Yusra pulang dari rumah sakit ke rumahnya. Salah satu anak Tgk Yusra bernama Munawarah terkejut melihat jendela kamar ibunya Tgk Yusra telah terbuka dan sudah rusak.
Munawarah menghubungi ibunya Tgk Yusra yang masih berada di RSUD Tgk Chik Di Tiro Sigli, untuk memberitahukan terkait jendela kamar telah terbuka.
"Mendengar pengakuan anaknya, korban bergegas pulang ke rumahnya di Gampong Kumbang Unoe, Kecamatan Glumpang Baro," ujar Kapolres Imam Asfali.
Kata Kapolres Pidie, sekira pukul 23.00 WIB, Tgk Yusra tiba di rumahnya. Sesampai di rumah, Tgk Yusra langsung masuk ke dalam kamarnya.
Tgk Yusra sontak terkejut melihat uang sebesar Rp 150 juta lenyap dibawa kabur pencuri. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.