Video
VIDEO Amnesty International Minta Pemerintah Pusat Bertanggung Jawab Atas Rohingya
Pihaknya mendesak, pemerintah Indonesia segera memberikan bantuan kepada hampir 900 pengungsi Rohingnya yang mencoba masuk ke wilayah Indonesia
SERAMBINEWS.COM - Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid mengungkapkan, mayoritas pengungsi Rohingya yang hendak mendarat di Aceh adalah anak-anak.
Dari laporan yang dihimpun ujar Usman, ada 5 perahu yang membawa ratusan pengungsi Rohingya di Aceh.
Sebagian pengungsi saat ini telah mendiami tempat penampungan namun sebagian lainnya masih terombang-ambing di lautan dengan kondisi pasokan makanan yang terbatas.
Ini adalah tragedi kemanusiaan yang serius yang harus diperhatikan dan menjadi tanggungjawab pemerintah pusat (PP), kata Usman Hamid dalam kegiatan virtual bersama wartawan, Selasa (21/11/2023).
Baca juga: Haji Uma Minta Pemerintah Pusat Tangani Rohingya di Aceh
Usman memaparkan, perahu pengungsi Rohingya pertama membawa sekira 194 orang. Dengan rincian, 40 laki-laki, 49 perempuan serta 105 anak-anak.
Kemudian, perahu kedua mendarat pada 16 November 2023 di Pidie, Aceh, membawa 30 laki-laki, 38 perempuan serta 79 anak-anak.
Perahu ketiga mendarat di Bireun pada 19 November 2023 dengan jumlah 62 laki-laki, 68 perempuaN, serta 125 anak-anak.
Perahu keempat pada tanggal 19 November 2023 berada di Pidie dengan jumlah 67 laki-laki, 87 perempuan, dan 78 anak-anak.
Serta perahu kelima, ada di Aceh Timur pada 22 November 2023. 7 laki-laki, 7 perempuan, dan 22 anak-anak.
Pihaknya mendesak, pemerintah Indonesia segera memberikan bantuan kepada hampir 900 pengungsi Rohingnya yang mencoba masuk ke wilayah Indonesia melalui perairan Aceh itu.
Ia juga merespons kalangan tertentu yang menolak ratusan pengungsi Rohingya dan meminta mengembalikan mereka ke negara asal adalah tindakan yang tidak bertanggungjawab.
Sebelumnya Kementerian Luar Negeri (Kemlu RI) menyatakan, Indonesia tidak memiliki kewajiban menampung pengungsi berdasarkan Konvensi Pengungsi 1951.
Karena Indonesia tidak memiliki kewajiban dan kapasitas untuk menampung pengungsi, apalagi untuk memberikan solusi permanen bagi para pengungsi tersebut.
Pertolongan yang diberikan pemerintah Indonesia yaitu penampungan semata-mata karena alasan kemanusiaan.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Mayoritas Pengungsi Rohingya Anak-anak, Jadi Alasan Amnesty Minta Indonesia Tangani Mereka,
VIDEO Menhan Sebut Aparat Akan Tindak Tegas Penjarahan di Rumah Pejabat Publik |
![]() |
---|
VIDEO Tak Hanya Harta, Kucing Uya Kuya Juga Ikut Dijarah Massa |
![]() |
---|
VIDEO Kondisi Rumah Uya Kuya Diobrak-abrik dan Dijarah Massa |
![]() |
---|
VIDEO - Jam Tangan Rp.11,7 Miliar dan Ijazah Sahroni Raib, Dijarah Massa Saat Demo Ricuh |
![]() |
---|
VIDEO - Beda dari yang Lain! Rieke Diah Pitaloka Rela Miskin Demi Rakyat! |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.