Rabu, 15 April 2026

Kabar Bireuen

Pj Bupati Bireuen Buka Rakor Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah

Penerapan ETPD ini salah satunya untuk meningkatkan transparansi transaksi pemerintah daerah sehingga mengurangi kebocoran pada sisi pendapatan daerah

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Taufik Hidayat
Dok Humas
Pj Bupati Bireuen, Aulia Sofyan PhD menyampaikan sambutannya, Kamis (23/11/2023) pagi, di Aula Hotel Fajar 

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Pj Bupati Bireuen, Aulia Sofyan PhD, Kamis (23/11/2023) membuka kegiatan sosialisasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) digelar Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Bireuen, di aula Hotel Fajar.

Kegiatan dengan mengusung tema "Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah Melalui ETPD" itu turut dihadiri Kepala Perwakilan BI Lhokseumawe Gunawan, Pemimpin Bank Aceh Kantor Cabang (Kanca) Bireuen, Tarmizi, para asisten Setdakab Bireuen, kepala dinas, badan, kantor dan unsur terkait.

Kepala BPKD Bireuen, Mawardi SSTP MSi dalam kegiatan dirangkai serah terima nota kerjasama antara BPKD dengan Bank Aceh Syariah Kantor Cabang Bireuen, mengatakan, tujuan dari kegiatan untuk mempercepat implementasi ETPD melalui pengembangan pembayaran di masyarakat, untuk meningkatkan transparansi transaksi pemerintah daerah sehingga mengurangi kebocoran pada sisi pendapatan daerah, meningkatkan efektivitas dan efisiensi pada sisi belanja daerah.

Kemudian, meningkatkan pemahaman dan wawasan aparatur dalam meningkatkan implementasi ETPD dan literasi kepada masyarakat, untuk melakukan pembayaran secara non tunai serta mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas, tata kelola pemerintah yang bersih, efektif, transparan, akuntabel yang berbasis elektronik, jelasnya.

Pj Bupati Bireuen, Aulia Sofyan PhD membuka kegiatan itu mengharapkan program ini dapat dikembangkan sampai ke kecamatan dan gampong bisa digunakan, karena sangat besar manfaatnya untuk menghindari korupsi, dan efisiensi.

Bagi peserta juga dengan adanya sosialisasi ini agar dapat diserap dengan baik berbagai hal disampaikan dan aplikasi ini sudah digunakan di perbankan dan lebih maju dibanding dengan Pemda. "Meskipun terlambat kita terus berupaya mengejar untuk memperbaiki kekurangan," ujarnya.(kbr)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved