video
VIDEO Massa Pro-Palestina Bentangkan Bendera Hamas dan Teriak Kemenangan didepan Israel
Proses pertukaran sandera dan gencatan senjata sempat diiringi ketegangan di wilayah Tepi Barat.
SERAMBINEWS.COM - Proses pertukaran sandera dan gencatan senjata sempat diiringi ketegangan di wilayah Tepi Barat.
Di mana, kerumunan orang-orang bersorak sambil mengibarkan bendera Hamas berwarna hijau menyambut para sandera yang ditahan Israel.
Situasi ini membuat Israel marah dan panik. Suasana pun semakin ricuh ketika Tentara Israel menembakkan gas air mata, granat kejut dan peluru terhadap segerombolan orang-orang pada Jumay (24//11).
Hal ini disampaikan oleh Editor Sky News, Dominic Waghorn yang berada di lokasi.
Dia mengatakan ketegangan di sana telah meningkat, dan sorak-sorai dari kerumunan orang ketika bendera hijau Hamas dikibarkan.
Massa pro-Palestina berkumpul di Tepi Barat untuk menyambut 39 tahanan Palestina yang kembali dari penjara Israel.
Dari jumlah tersebut, 33 orang dibebaskan di Tepi Barat dan diserahkan kepada tim dari Komite Palang Merah Internasional.
Sementara, enam orang sisanya dibebaskan dari penjara Yerusalem.
Selain itu juga, kemarahan Israel semakin memuncak ketika para remaja laki-laki memberi isyarat huruf V sebagai tanda kemenanangan mereka.
Waghorn mengatakan, apa yang paling mengkhawatirkan bagi Israel adalah bendera Hamas dibawa ke atas gerbong kereta dan dikibarkan.
Alhasil bentrokan pun tak terhindarkan saat proses pembebasan sandera. (*)
Editor: Aldi Rani
Narator: Suhiya Zahrati
Baca juga: Hizbullah Mengamuk, Tembak 48 Rudal Katyusha ke Markas Pasukan IDF di Utara Israel
Baca juga: Israel Tembaki Warga Gaza Saat Gencatan Senjata, 2 Orang Tewas dan 11 Lainnya Terluka
Baca juga: Media Israel Akui Kehebatan Pejuang Hamas, Masih Pegang Kendali Setelah 49 Hari Dibombardir