Berita Aceh Singkil
Ekses Banjir, Dapur Rumah Masih Terendam, Warga Mengungsi, Begini Kondisinya
Dapur umum didirikan di dua lokasi. Masing-masing di dekat SD Ujung Bawang dan kompleks Pasar Siti Ambia.
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nur Nihayati
Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Ribuan kepala keluarga (KK) di Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil, tak bisa masak.
Menyusul meningginya genangan banjir hingga merendam dapur rumah warga.
Untuk kebutuhan makan korban banjir andalkan pasokan dari dapur umum yang didirikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial Aceh Singkil.
Dapur umum didirikan di dua lokasi. Masing-masing di dekat SD Ujung Bawang dan kompleks Pasar Siti Ambia.
Nahas tidak semua bisa menjangkau lokasi dapur umum, lantaran terhadang banjir.
"Untuk distribusi makanan yang tak bisa datang ke dapur umum kami minta bantuan TNI dan Polri," kata Penjabat (Pj) Bupati Aceh Singkil, Azmi.
Pemkab Aceh Singkil, melalui Dinas Kesehatan juga mendirikan posko kesehatan.
Berdasarkan data BPBD Aceh Singkil, 16 desa yang ada di Kecamatan Singkil seluruhnya terendam banjir.
Total warga yang terdampak banjir 4.089 kepala keluarga (KK) atau 16.249 jiwa.
Dari jumlah korban banjir tersebut sebanyak 76 jiwa mengungsi.
Rincian pengungsi di Desa Ujung Bawang 13 KK atau 51 jiwa, Teluk Rumbia 1 KK atau 1 jiwa, Pea Bumbung 7 KK atau 19 jiwa dan Desa Ujung 3 KK atau 5 jiwa.
Adapun rincian korban terdampak banjir sebagai berikut:
1. Desa Pea Bumbung 172 KK atau 656 jiwa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/F20231126de.jpg)