Rabu, 29 April 2026

Aceh Barat Daya

Anggota DPRK Minta Pemerintah Pusat Sediakan Gudang Pupuk Penyangga di Abdya

Pemerintah diminta menyediakan gudang pupuk penyangga di Abdya untuk memperlancar distribusi Pupuk Bersubsidi dan mengantisipasi kelangkaan.

Penulis: Taufik Zass | Editor: Taufik Hidayat
SERAMBINEWS.COM/ZAINUN YUSUF
Sejumlah pekerja sedang memuat ratusan ton pupuk bersubsidi, jenis NPK Phonska, ZA, SP-36 dan Organik di Gudang Penyangga Lini III PT Petro Kimia Gresik di Blangpidie di Gampong Keude Paya, Blangpidie, Rabu (27/2/2019). Pupuk dengan distributor PT Pertani (Persero) tersebut diangkut ke kios pengecer resmi enam kecamatan, Babahrot, Kuala Batee, Jeumpa, Susoh, Blangpidie dan Tangan-Tangan. 

Laporan Taufik Zass | Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat Daya (Abdya), Julinardi meminta pemerintah pusat dan daerah untuk menyediakan gudang pupuk penyangga di kabupaten tersebut. Hal ini bertujuan untuk memperlancar distribusi Pupuk Bersubsidi kepada petani dan mengantisipasi kelangkaan pupuk dimusim tanam.

Anggota DPRK Abdya dari Partai Hanura ini kepada Serambi Selasa (28/11/2023) mengatakan, gudang pupuk penyangga sangat dibutuhkan di Abdya karena kabupaten ini merupakan salah satu daerah penghasil padi di Aceh. Sebab ia menilai bahwa sistem distribusi pupuk saat ini masih kurang efektif dan efisien karena pupuk harus diangkut dari gudang regional dan gudang penyangga yang ada di Kabupaten Nagan Raya.

“Kami minta Pemerintah Pusat dan daerah untuk membangun gudang pupuk penyangga di Abdya agar pupuk bisa lebih cepat sampai ke tangan petani. Selama ini, pupuk sering terlambat datang atau bahkan langka di pasaran karena jarak yang jauh dan transportasi yang terbatas,” sambung Julinardi.

Julinardi menambahkan, dengan hadirnya gudang pupuk penyangga juga dapat mengurangi biaya transportasi. "Pemerintah Pusat dan daerah dapat segera merealisasikan pembangunan gudang pupuk penyangga di Abdya dengan mempertimbangkan aspek teknis, ekonomis, dan sosial," ujarnya.

Menurutnya, gudang pupuk penyangga, khususnya urea dan NPK memang selayaknya berdiri di Kabupaten Abdya, karena saat ini gudang penyangga cuma ada di Nagan Raya. "Kalau perlu pihak pupuk Indonesia bisa bekerja sama dengan Pemkab Abdya dengan menyewa gudang bongkar perhubungan yang berada di Desa Alue Dama atau gedung lainnya yang ada di Abdya," pungkasnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved