Jumat, 10 April 2026

Berita Aceh Tamiang

Ditolak Warga, Pengungsi Rohingya Batal Ditempatkan di Aceh Tamiang

Pengungsi Rohingya dipastikan batal ditempatkan di Aceh Tamiang, menyusul maraknya penolakan dari warga

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/HENDRI
Sejumlah imigran etnis Rohingya di Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh, Senin (11/12/2023). 

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Pengungsi Rohingya dipastikan batal ditempatkan di Aceh Tamiang, menyusul maraknya penolakan dari warga.

Informasinya, seluruh pengungsi dari Myanmar ini akan dipusatkan di Gayo Lues.

Kepastian ini diperoleh setelah dua perwakilan United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) dan satu dari International Organization for Migration (IOM) mengadakan pertemuan tertutup dengan Pemkab Aceh Tamiang, Selasa (12/12/2023) petang.

Rapat ini dipimpin Sekda Kabupaten Aceh Tamiang, Asra didampingi Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat, Muslizar.

Dalam pertemuan itu dilaporkan awalnya Pemkab Aceh Tamiang bersedia menyiapkan lokasi penampungan sementara.

Namun saat pertemuan berlangsung, sejumlah warga yang menolak kedatangan etnis Rohingya ini melakukan aksi protes menggunakan alat pengeras suara.

Baca juga: Warga Rohingya Diwacanakan Ditempatkan di Aceh Tamiang

“Sangat riskan bila etnis Rohingya ini tetap kita terima, sedangkan protes begitu keras dari masyarakat,” kata sumber di Pemkab Aceh Tamiang.

Selain maraknya aksi protes, pertimbangan lain disebabkan lokasi pengugsian di kawasan Opak, Bendarahara, Aceh Tamiang sangat dekat dengan permukiman.

Selain itu, fasilitas calon lokasi penampungan juga sangat minim, dikhawatirkan pengungsi penyusup ke permukiman yang bisa menimbulkan gejolak sosial dengan warga lokal. 

“Sepertinya akan dipindahkan ke Gayo Lues,” ungkap sumber tersebut.

Usulan pemindahan ratusan orang Rohingya ke Aceh Tamiang menguat setelah Pemkab Aceh Tamiang mengadakan pertemuan dengan perwakilan UNHCR di kantor bupati setempat, Selasa (12/12/2023) sore.

Baca juga: Militer Israel Gunakan Bom Fosfor Buatan AS Untuk Serang Libanon, Ini Reaksi Gedung Putih

Rapat ini juga melibatkan Forkopimda Aceh, seperti Pj Gubernur, Kapolda dan Pangdam IM secara virtual.

Sumber di pemerintahan mengetakan rapat tertutup ini untuk mematangkan rencana menempatkan ratusan Rohingya ini di areal perkebunan kelap sawit.

PTPN I dinyatakan siap menyediakan lahan mereka di Kecamatan Bendahara.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved