Video
VIDEO Perhimpunan Dokter Spesialis Neurologi Aceh 2023-2026 Resmi Dikukuhkan
Perhimpunan Dokter Spesialis Neurologi Indonesia (PERDOSNI) Aceh Masa Bakti 2023 – 2026 melaksanakan pelantikan dan rapat kerja, Sabtu (16/12/2023)
SERAMBINEWS.COM-Perhimpunan Dokter Spesialis Neurologi Indonesia (PERDOSNI) Aceh Masa Bakti 2023 – 2026 melaksanakan pelantikan dan rapat kerja di Park Side Hotel Takengon, Aceh Tengah, Pada Sabtu (16/12/2023).
Dalam Pelantikan tersebut, juga digelar simposium salah satunya membahas mengenai Code Stroke di Puskesmas dan Faskes Tingkat Pertama, yang diikuti sebanyak 200 peserta.
Setelah kegiatan Symposium, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan pelantikan pengurus PERDOSNI ACEH oleh Pimpinan Pusat PERDOSNI (dr.Muhamad Akbar,S.pN(K),P.hd.DFM, ditandai dengan pembacaan naskah pelantikan dan pengambilan janji pengurus serta dilakukan Penandatanganan berita Acara serah terima oleh ketua lama kepada ketua baru PERDOSNI Aceh.
Acara pelantikan dihadiri berbagai tokoh penting dalam bidang kedokteran dan kesehatan.
Antara lain PP PERDOSNI PP PERDOSNI (dr. Muhammad Akbar, Sp.N(K), P.hd., Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Aceh dr. Muhammad Syakir, Sp.An, Perwakilan Pemerintah Provinsi Aceh Dr. Yusrizal, M.Si.
Kemudian, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tengah,dr Yunasri, dan para Pengurus Perhimpunan Dokter Spesialis Neurologi Aceh.
Pengukuhan pengurus cabang baru ini menjadi momen penting bagi PERDOSNI Banda Aceh yang merupakan bagian dari rumah besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Aceh untuk melanjutkan peran dan kiprah organisasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat khususnya di Aceh.
Ketua PERDOSIN terpilih Banda Aceh masa bakti 2023-2023, Dr.dr.Nasrul Musadir,Sp.N(K) FINA menyampaikan, untuk menciptakan keadilan, ia menginginkan kehadiran PERDOSNI di aceh harus mampu memberikan manfaat untuk masyarakat Aceh.
Nasrul mengatakan, Kekurangan dokter di daerah terpencil menjadi tantangan tersendiri, terutama dokter Neurologi, ia berharap kekurangan tersebut dapat terpenuhi 10 tahun mendatang.
Dikatakan, mengharapakan dukungan pemeritnah untuk menyediakan alat alat pendukung di bidang neurologi
Sebelumnya, Ketua IDI wilayah Aceh,dr Muhamad Syakir,Sp.An dalam sambutanya mengungkapkan, Kehadiran uu terbaru mengenai kesehatan menjadi tantangan tersendiri, ia mengharap para dokter dapat memahaminya nantinya.(*)
Laporan|Alga Mahate Ara
VO: Syita
EV: Aziz