Info Kesehatan Aceh
Ini Gejala Difteri, Bahaya dan Cara Pencegahan Penyakit yang Bisa Mengancam Nyawa Ini
Difteri merupakan penyakit menular yang menyerang selaput lendir pada hidung dan tenggorokan, serta dapat memengaruhi kulit.
Penulis: Yeni Hardika | Editor: Mursal Ismail
SERAMBINEWS.COM - Difteri adalah salah satu penyakit yang bisa menimbulkan komplikasi serius hingga mengancam nyawa.
Lebih buruk lagi, penyakit difteri juga sangat mudah menular.
Seseorang bisa tertular difteri jika terhirup percikan ludah penderitanya yang menebar di udara, saat ia bersin atau batuk.
Selain itu, penularan difteri juga bisa terjadi hanya melalui sentuhan barang-barang yang sudah terkontaminasi.
Penderita difteri bisa siapa saja. Penyakit ini bisa menyerang orang-orang dari segala usia, namun anak-anak lebih rentan terserang.
Lantas apa saja gejala difteri dan bagaimana mengenalnya?
Baca juga: Bahaya Difteri, Penyakit Sangat Menular yang Menyerang Tenggorokan dan Pernapasan, Kenali Gejalanya
Gejala Difteri
Difteri merupakan penyakit menular yang menyerang selaput lendir pada hidung dan tenggorokan, serta dapat memengaruhi kulit.
Penularannya bisa melalui batuk, bersin, atau luka-luka terbuka.
Menurut Kemenkes, gejala difteri muncul 2 sampai 5 hari setelah seseorang terinfeksi bakteri penyebab difteri.
Dalam beberapa kasus, penderita difteri juga mungkin tidak mengalami dan menunjukkan gejala apa pun.
Sementara sebagian penderitanya bisa mengalami gejala ringan yang menyerupai flu biasa.
Gejala difteri yang paling khas adalah terbentuknya lapisan abu-abu tebal pada tenggorokan dan amandel.
Selain lapisan abu-abu di tenggorokan, penderita difteri juga mungkin mengalami gejala batuk, suara serak dan sakit tenggorokan.
Sementara Menurut Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh, gejala difteri lain yang dapat muncul meliputi:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/info-grafis-difteri.jpg)