Sabtu, 9 Mei 2026

Perang Gaza

Lagi, Tentara Israel Bertindak Brutal Nodai Masjid di Gaza

Video yang diposting di (x.com) telah menimbulkan kontroversi besar, menggambarkan tentara menggunakan bahasa yang menantang dan perilaku mengejek ter

Tayang:
Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/twitter
Tentara Israel baru-baru ini merilis rekaman di media sosial yang menunjukkan mereka mengejek dan melakukan tindakan destruktif di dalam sebuah masjid yang terletak di Jalur Gaza. 

SERAMBINEWS.COM - Tentara Israel baru-baru ini merilis rekaman di media sosial yang menunjukkan mereka mengejek dan melakukan tindakan destruktif di dalam sebuah masjid yang terletak di Jalur Gaza.

Video yang diposting di (x.com) telah menimbulkan kontroversi besar, menggambarkan tentara menggunakan bahasa yang menantang dan perilaku mengejek terhadap ruang suci, yang menyebabkan meningkatnya ketegangan di wilayah yang sudah bergejolak.

Hal ini terjadi di tengah invasi darat Israel yang terus menerus ke Jalur Gaza yang dimulai pada 27 Oktober.

Otoritas kesehatan Gaza mengungkapkan bahwa setidaknya 20.000 warga Palestina telah tewas dan 50.594 lainnya terluka dalam serangan Israel di Gaza sejak 7 Oktober.

Sebelumnya pasukan Pertahanan Israel (IDF) dilaporkan membunuh seorang pemuda di rumah sakit hingga menodai sebuah masjid di Kota Jenin, Tepi Barat pada Kamis (14/12/2023).

Tentara Israel itu membaca doa-doa Yahudi di dalam masjid saat menggerebek warga Palestina.

Menurut pihak berwenang Palestina, sedikitnya ada 12 orang tewas dalam penggerebekan tersebut.

Dilaporkan setelah menggerebek warga, IDF mengambil alih sebuah masjid Palestina di Jenin.

Lalu merekam diri mereka melantunkan doa Yahudi melalui pengeras suara masjid.

Dalam salah satu video, sebuah lagu tentang mengusir kegelapan, yang terkait dengan festival Hanukkah Yahudi saat ini, terdengar dinyanyikan dalam bahasa Ibrani melalui pengeras suara di menara. Orang yang merekam tertawa dan ikut menyanyikan lagu tersebut.

Kementerian luar negeri Palestina mengecam apa yang mereka sebut sebagai penghinaan terhadap kesucian masjid.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis, IDF mengutuk perilaku beberapa tentaranya yang terekam bernyanyi dan berdoa melalui mikrofon di sebuah masjid di Jenin di Tepi Barat yang diduduki.

IDF mengatakan para tentara tersebut bertindak melanggar kode etik IDF dalam lembaga keagamaan.

Pernyataan itu mengatakan mereka yang bertanggung jawab segera diberhentikan dari aktivitas operasional.

Insiden di Jenin bukan pertama kalinya tentara Israel dikecam karena perilaku buruknya yang difilmkan dan diposting di media sosial baru-baru ini.

Sejak pasukan Israel berperang di Gaza sejak akhir Oktober, banyak video yang bermunculan termasuk menunjukkan seorang tentara menghancurkan sebuah toko mainan.

Sementara orang yang merekamnya tertawa; tentara membakar barang-barang di belakang truk; dan yang lainnya mengobrak-abrik pakaian wanita di tempat yang tampaknya merupakan kediaman pribadi.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved