Sabtu, 18 April 2026

Video

VIDEO Inggris Juga Akan Ikut Serang Houthi Yaman, Tak Terima Kapal Kargonya Diserang

Inggris sedang bersiap melancarkan serangan udara terhadap pejuang Houthi Yaman sebagai tanggapan diserangnya kapal di laut merah

Editor: T Nasharul

SERAMBINEWS.COM - Inggris sedang bersiap melancarkan serangan udara terhadap pejuang Houthi Yaman sebagai tanggapan atas gelombang serangan terhadap kapal komersial di Laut Merah seperti yang dikutip dari The Times Minggu (31/12/2023).

Amerika Serikat (AS) dan negara Eropa lainnya juga akan mengambil bagian dalam serangan tersebut.

The Times menjelaskan, “negara Eropa” yang tidak disebutkan namanya akan “mungkin” ikut operasi itu juga.

Sebagai informasi, kelompok Houthi, yang menguasai sebagian besar wilayah Yaman, telah menyerang puluhan kapal kontainer di Laut Merah sejak perang Israel-Hamas pecah pada Oktober.

Baca juga: VIDEO Tentaranya Dihabisi Amerika, Houthi Yaman Tak Tinggal Diam Sebut Harus Tanggung Akibatnya

Blokade akan terus dilakukan hingga Israel menghentikan genosida di Jalur Gaza.

Blokade itu mengganggu lalu lintas barang dari dan menuju Israel.

Aksi Houthi itu juga mengganggu rantai pasokan global.

Laut Merah adalah pintu masuk kapal-kapal yang menggunakan Terusan Suez, yang menangani sekitar 12 persen perdagangan global.

AS mengumumkan satuan tugas maritim awal bulan ini untuk berpatroli di Laut Merah, meskipun Washington kesulitan mendapatkan dukungan dari sekutunya.

Kapal kontainer berbendera Singapura Maersk Hangzhou, yang dioperasikan Denmark, dihantam rudal Houthi pada Sabtu lalu, sebelum helikopter Angkatan Laut AS menenggelamkan tiga kapal Houthi yang mencoba menaiki kapal tersebut menurut Komando Pusat AS.

Artikel ini telah tayang di Tribun Video dengan judul Inggris Siap Gempur Houthi Yaman dari Udara, Tak Terima Kapal Komersialnya di Laut Merah Diganggu, 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved