Bireuen
Masih Banyak Tanah Wakaf di Bireuen Belum Bersertifikat
Sepanjang tahun 2023 Kejari Bireuen telah berhasil mendorong percepatan sertifikasi 646 tanah wakaf.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Yusmandin Idris | Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Hingga saat ini masih banyak tanah wakaf di Bireuen belum bersertifikat memerlukan kerjasama dengan dinas terkait sehingga tanah wakaf memiliki sertifikat dan wazir dapat memanfaatkan untuk kepentingan agama.
Hal tersebut disampaikan Kejari Bireuen, H Munawal Hadi SH MH dalam pertemuan dengan para wartawan, Kamis (4/1/2024) terkait dengan Kejari Bireuen menerima piagam penghargaandari Kankemenag Bireue saat peringatan HAB ke 78 di lapangan RTH Cot Gapu Bireuen.
Munawal Hadi mengatakan, Kejari Bireuen menerima penghargaan dari Kankemenag Bireuen dalam hal kerjasama bidang Perdata dan sertifikasi tanah wakaf.
Munawal Hadi mengatakan, sepanjang tahun 2023 Kejari Bireuen telah berhasil mendorong percepatan sertifikasi tanah wakaf bekerjasama dengan BPN Kabupaten Bireuen dan menghasilkan sebanyak 646 sertifikat tanah wakaf.
Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf merupakan program Kajati Aceh di masa Kepemimpinan Bambang Bachtiar SH MH. Kajati Aceh pada masa itu menginstruksikan kepada seluruh jajaran Kejaksaan Negeri di Aceh agar ikut mendorong percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf di Aceh.
Disebutkan, data sementara hingga saat ini masih banyak tanah wakaf belum bersertifikat dan tahun 2024 Kejari Bireuen menargetkan akan menyelesaikan seluruh pensertifikatan tanah wakaf yang ada di Kabupaten Bireuen.
“Ada sekitar 800 persil lagi tanah wakaf belum ada sertifikat dan ini menjadi tugas bersama agar seluruh tanah wakaf memiliki alas hak berupa sertifikat,” sebutnya.
Ditambahkan, di Bireuen juga sudah ada Badan Wakaf Indonesia (BWI) dibawah naungan Kankemenag Bireuen, dengan adanya lembaga tersebut diharapkan proses sertifikasi tanah wakaf dapat berjalan dengan baik.(*)
| Pascasarjana Umuslim Gelar Kuliah Tamu Internasional, Hadirkan Pemateri dari UPSI Malaysia |
|
|---|
| Mahasiswa PAI FAI UNIKI Jadi Tutor Daurah Ramadhan di Gandapura |
|
|---|
| Warga Muhammadiyah Kota Juang Rayakan Idul Fitri 1447 Hijriah |
|
|---|
| Bocah 8 Tahun Diduga Jadi Korban Pelecehan di Bireuen, Bos Yudi Bakal Kawal Proses Hukum |
|
|---|
| Masyarakat Gampong Bayu Khatam Al-Quran dan Santuni Anak Yatim |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kerjasama-perdata.jpg)