Sabtu, 9 Mei 2026

Video

VIDEO AS & Inggris Pertama Kalinya Serang Houthi di Yaman, Gunakan Jet Tempur dan Rudal Tomahawk

Agresi AS-Inggris menargetkan sekitar Bandara Al-Hudaydah dan daerah di Distrik Zabid di wilayah pesisir yang sama di Laut Merah di Yaman Barat.

Tayang:
Editor: Aulia Akbar

SERAMBINEWS.COM - Amerika Serikat dan Inggris telah memulai serangan mereka yang menargetkan Houthi di Yaman untuk pertama kalinya pada Jumat (12/1/2024).

Di mana kedua negara itu menyerang lokasi Yaman dengan jet tempur dan rudal Tomahawk.

Dikutip dari The Times of Israel, serangan perdana ini dikonfirmasi oleh pejabat Houthi Abdul Qader al-Mortada di akun X.

Ia menuturkan bahwa agresi Amerika dan Inggris terhadap Yaman dilancarkan di beberapa kota seperti Sanaa, provinsi Hodeidah, Saada dan Dhamar.

Seorang pejabat AS mengatakan serangan itu dilakukan dari pesawat terbang, kapal laut, dan kapal selam.

Sementara itu dikutip dari Al Mayadeen, dilaporkan bahwa Agresi AS-Inggris menargetkan sekitar Bandara Al-Hudaydah dan daerah di Distrik Zabid di wilayah pesisir yang sama di Laut Merah di Yaman Barat.

Koresponden media itu menambahkan bahwa serangan tersebut menargetkan kamp Kahlan, sebelah timur kota Saada, di Yaman utara.

Pentagon telah mengumumkan bahwa agresi AS telah menargetkan 12 lokasi di Yaman.

Diketahui sebelumnya, Houthi telah menentang seruan PBB dan internasional lainnya untuk menghentikan serangan rudal dan drone mereka terhadap rute pelayaran Laut Merah.

Kelompok Houthi mengatakan serangan mereka adalah untuk mendukung Hamas, kelompok Islam Palestina yang menguasai Gaza.

Houthi telah menyerang 27 kapal hingga saat ini, dan mengganggu perdagangan internasional di rute utama antara Eropa dan Asia yang menyumbang sekitar 15 persen lalu lintas pelayaran dunia.(*)

VO: Suhiya Zahrati
Editor Video: Muhammad Aulia

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved