Jumat, 17 April 2026

video

VIDEO Israel Tabuh GENDERANG PERANG Baru, Ancam Seret Iran ke Perang Dunia III

Israel menyatakan kesanggupannya untuk membuka front perang baru dengan Iran meski pengeluaran militer lebih dari 250 juta dollar per hari.

Editor: Teuku Fauzan

SERAMBINEWS.COM - Israel secara terang-terangan menyebut bahwa kini Iran adalah target sah baru dari rezim Zionis.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Ekonomi Israel Nir Barkat pada Rabu (24/1/2024).

Israel mendeklarasikan hal tersebut karena Iran dianggap telah menentang Zionis.

Melansir Al Mayadeen via Tribunnews, Jumat (26/1/2024), Nir Barkat mengatakan bahwa Iran adalah target yang sah bagi Israel.

Barkat bahkan menganalogikan Teheran sebagai wujud kepala ular.

Menteri Ekonomi Israel itu bahkan seseumbar mengklaim pihaknya mampu untuk terus berperang.

Israel menyatakan kesanggupannya untuk membuka front perang baru dengan Iran meski pengeluaran militer lebih dari 250 juta dollar per hari.

Baca juga: VIDEO Menteri Israel Diserang Kerabat Tentara IDF yang Tewas Dibom Hamas saat Pemakaman Berlangsung

Diketahui sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir Abdollahian berpandangan, bahwa kemungkinan perang regional yang lebih luas di Timur Tengah, kini semakin meningkat karena cakupan perang semakin luas.

Diplomat Iran pun menilai jika cakupan perang semakin luas maka dampak bahaya di Timur Tengah juga akan meningkat.

Abdollahian pun lantas menyebut meningkatnya ketegangan perang saat ini akibat campur tangan Amerika serikat.

Menurutnya, jika AS menghentikan dukungannya terhadap Israel, maka perlawanan dari rezim Zionis bahkan tidak akan bertahan lebih dari 10 menit.

Oleh karena itu Abdollahian menilai, kunci untuk menyelesaikan perang yang meluas di Timur Tengah saat ini ada di AS.(*)

Narator: Suhiya Zahrati

Baca juga: INI LINK SIDANG MAHKAMAH INTERNASIONAL - Dunia jadi Saksi, Malam Ini Nasib Israel di Gaza Diputuskan

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved