Internasional
Houthi Targetkan Kapal Perang Amerika Serikat dan Inggris
Houthi telah menyerang kapal-kapal di dalam dan sekitar Laut Merah sebagai bentuk solidaritas terhadap warga Palestina dalam perang Gaza.
SERAMBINEWS.COM - Laut Merah masih memanas.
Kelompok Houthi Yaman sudah menunjukkan komitmennya untuk menyerang kapal-kapal yang terkait Israel.
Ini sebagai bentuk solidaritas kepada warga Palestina yang dibombardir Israel.
Bahkan kelompok Houthi tidak gentar dengan ancaman Amerika Serikat dan Inggris.
Mereka siap melepaskan rudal ke arah kapal-kapal yang terkait Israel.
Kelompok Houthi Yaman yang bersekutu dengan Iran mengatakan pada Rabu (31/1/2024) bahwa mereka berencana untuk terus menargetkan kapal perang Amerika Serikat (AS) dan Inggris di Laut Merah untuk membela diri.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh juru bicara militer kelompok Houthi yang disiarkan oleh Al-Massirah TV.
Baca juga: Laut Merah Memanas, Ratusan Kapal Ubah Rute Ke Ujung Selatan Afrika, Waktu Pengiriman 10-14 Hari
Dalam pernyataannya, Houthi telah menembakkan rudal ke kapal perang AS USS Gravely.
Pada Selasa (30/1/2024) malam, komando pusat militer AS mengatakan mereka telah menembak jatuh satu rudal jelajah anti-kapal yang ditembakkan dari Yaman menuju Laut Merah tanpa ada kerusakan yang dilaporkan.
Baca juga: VIDEO STRES BERAT, Komandan AS Akui Belum Pernah Hadapi Serangan Rudal SEGANAS Milik Houthi
Kelompok Houthi, yang menguasai wilayah terpadat di Yaman, telah menyerang kapal-kapal di dalam dan sekitar Laut Merah sebagai bentuk solidaritas terhadap warga Palestina dalam perang Gaza.
AS dan Inggris telah melancarkan serangan terhadap sasaran Houthi di Yaman, dan mengembalikan milisi tersebut ke dalam daftar kelompok “teroris”.
Baca juga: Penampakan Kapal Tanker Inggris Marlin Luanda Terbakar usai Dirudal Houthi, Api Sulit Dipadamkan
Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Membela Diri, Houthi Yaman Menargetkan Kapal Perang AS dan Inggris
| Iran Serang Pangkalan AS di Arab Saudi, 15 Prajurit Amerika Serikat Terluka |
|
|---|
| Houthi Yaman Bantu Iran Lawan AS-Israel, Ini Dampaknya Jika Selat Bab al-Mandab Diblokade |
|
|---|
| Daftar Negara dengan Utang Tertinggi di Dunia, Ada yang Tembus 380 Persen dari PDB |
|
|---|
| Ekonomi India Terancam, Dampak Perang AS–Israel Lawan Iran Picu Krisis Energi Global |
|
|---|
| Sosok Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC, Pernah Dituduh Tewaskan 85 Yahudi Dalam Ledakan di Argentina |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Sebuah-kapal-Angkatan-Laut-AS-di-Laut-Merah.jpg)