Minggu, 31 Mei 2026

Transportasi

Pemeliharaan Trans Koetaradja Berlanjut, Dishub Upayakan Segera Beroperasi

Bus Trans Koetaradja harus berhenti beroperasi karena adanya pengecekan teknis kelaikan kendaraan pada seluruh armada sejak awal Januari lalu. Selain

Tayang:
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Ansari Hasyim
For Serambinews.com
Angkutan massal Trans Koetaradja yang dipasangi stiker sejumlah atraksi wisata, destinasi, seni budaya, dan kuliner Aceh. 

Laporan Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Masa pemeliharaan angkutan umum Trans Koetaradja masih berlanjut hingga waktu yang belum dipastikan.

Namun pihak Dinas Perhubungan Aceh selaku penanggungjawab berusaha supaya transportasi massal itu bisa beroperasi secepatnya.

"Kami memohon maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat atas ketidaknyamanan ini, namun kami juga harus memastikan seluruh prosedur dilaksanakan dengan baik. Insya Allah secepatnya beroperasi kembali,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Aceh Teuku Faisal, Rabu (31/1/2024).

Bus Trans Koetaradja harus berhenti beroperasi karena adanya pengecekan teknis kelaikan kendaraan pada seluruh armada sejak awal Januari lalu. Selain itu, Dinas Perhubungan Aceh juga sedang melakukan proses tender pemilihan operator bus Trans Koetaradja di Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Pemerintah Aceh.

Baca juga: Sudah 7 Tahun Gratiskan Ongkos Trans Koetaradja, Pemerintah Aceh Dapat Penghargaan dari Kemenhub

Awalnya, Dishub Aceh menjanjikan jika proses uji kelaikan akan rampung pada 31 Januari, namun karena beberapa kendala, hingga saat ini proses itu belum rampung dan masih berlanjut.

T Faisal menjelaskan, marena semua proses harus berjalan sesuai aturan dan prosedur, maka proses ini juga membutuhkan waktu dan seleksi yang ketat.

“Bus Trans Koetaradja beroperasi setiap hari mulai pagi hingga sore, tentu Dishub Aceh perlu memastikan kendaraan dalam kondisi prima, agar secara teknis bisa memberikan jaminan keselamatan kepada masyarakat,” katanya.

Teuku Faisal menambahkan, pengecekan teknis terhadap kendaraan yang akan melayani mobilitas masyarakat di Ibukota Provinsi Aceh itu perlu dilakukan untuk memastikan pelayanan kepada pengguna jasa bisa berjalan dengan optimal.

Di samping pengecekan teknis laik kendaraan, saat ini Dinas Perhubungan Aceh juga sedang melakukan proses tender pemilihan operator bus Trans Koetaradja di Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Pemerintah Aceh. Sesuai aturan dan prosedur, proses ini juga membutuhkan waktu dan seleksi yang ketat.

Diakui pihak Dishub, terhentinya sementara layanan Trans Koetaradja yang tidak dipungut biaya ini memang berdampak terhadap masyarakat yang telah bergantung pada angkutan perkotaan ini untuk beraktivitas, khususnya para mahasiswa yang berkuliah di Darussalam Banda Aceh.

Selain itu, juga dirasakan oleh masyarakat yang bekerja di sejumlah sektor, baik pemerintahan maupun swasta.

Dinas Perhubungan Aceh bersama UPTD Angkutan Massal Perkotaan Trans Kutaraja terus berupaya agar bus bisa segera beroperasi sehingga kebutuhan masyarakat akan transportasi umum bisa terakomodir dengan baik.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved