Kamis, 9 April 2026

Transportasi

Hindari Timbangan, Lima Truk CPO Nekat Terobos Barikade Jembatan Kutablang

Lima truk tangki pengangkut Crude Palm Oil (CPO) menerobos barikade di sisi barat Jembatan Kutablang, Senin (23/2/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/HO
TEROBOS BERIKADE - Lima truk tangki pengangkut Crude Palm Oil (CPO) menerobos barikade di sisi barat Jembatan Kutablang, Senin (23/2/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. 

Ringkasan Berita:
  • Barikade berupa water barrier dipasang untuk menghentikan truk besar agar menunjukkan surat keterangan telah menimbang kendaraan di Terminal Bus Peusangan.
  • Koordinator Lapangan BPTD Kelas II Aceh, Zulfan, mengatakan truk-truk tersebut datang dari arah Banda Aceh dengan kecepatan cukup tinggi dan langsung menerobos pembatas meski petugas telah memberi tanda berhenti.

 

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Sejumlah truk tangki pengangkut Crude Palm Oil (CPO) menerobos barikade di Jembatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, sekitar pukul 10.00 WIB, Senin (23/2/2026).

Truk-truk tersebut merupakan kendaraan angkutan darat khusus yang dirancang untuk mengangkut minyak sawit mentah dari lokasi penyimpanan atau pabrik kelapa sawit menuju tempat pengolahan maupun pemurnian.

Barikade yang diterobos berupa water barrier yang dipasang di sisi barat Jembatan Kutablang, tepatnya di tiang pembatas tinggi kendaraan yang diperbolehkan melintas.

Pembatas jalan itu sengaja diletakkan dan didorong ke depan saat truk mendekat, sebagai tanda agar kendaraan besar berhenti dan sopir menunjukkan surat keterangan telah melakukan penimbangan di Terminal Bus Peusangan.

Namun, dalam kejadian tersebut, sejumlah truk CPO tetap melaju meski pembatas sudah dipasang. Mereka tidak berhenti dan justru menabrak barikade.

Koordinator Lapangan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Aceh, Zulfan, kepada Serambinews.com, Selasa (24/2/2026), mengatakan bahwa pada hari itu terdapat lima unit truk CPO yang menerobos portal di sisi barat jembatan.

“Saat itu beberapa petugas seperti biasa melakukan pemantauan, memeriksa kondisi truk dan memastikan ada tidaknya surat keterangan sudah naik timbangan di Terminal Peusangan. Tiba-tiba muncul satu unit truk tangki CPO dari arah Banda Aceh melaju agak kencang. Petugas memberi tanda dengan mendorong pembatas agar truk berhenti, namun truk langsung tancap gas,” ujar Zulfan.

Baca juga: Aturan Ketat Truk Bertonase 30 Ton Lebih  Tidak Melintasi Jembatan Kutablang

Ia menambahkan, beberapa truk lain yang diduga satu rombongan ikut menerobos barikade secara paksa.

Petugas BPTD Kelas II Aceh yang berjaga sempat kewalahan membendung laju kendaraan karena aksi tersebut dinilai membahayakan keselamatan. Peristiwa itu pun viral di media sosial setelah video kejadian tersebar luas dan menuai beragam komentar dari warganet.

Menjawab dugaan penyebab aksi nekat tersebut, Zulfan menyebutkan bahwa truk-truk itu tidak masuk ke timbangan di Terminal Peusangan.

“Setiap truk besar diwajibkan masuk timbangan, terutama truk dengan konfigurasi sumbu 1.2.2,” jelasnya.

Terkait langkah yang diambil, pihak BPTD telah memanggil perusahaan serta para sopir yang melakukan pelanggaran untuk diberikan pembinaan dan peringatan.

“Kami sudah memanggil perusahaan dan sopir yang bersangkutan serta mengingatkan kembali aturan yang berlaku,” ujarnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved