Kajian Islam
Begini Niat Mandi Wajib, Tata Cara Melaksanakan dan Rukun Hingga Jadi Sempurna serta Sah
Cara mandi wajib dengan meniatkannya dan mengguyurkan air keseluruh tubuh adalah benar dan sah, tetapi telah meninggalkan beberapa sunnah.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Mursal Ismail
Membaca niat ini bisa diungkapkan dalam hati. Namun, lebih baik jika mampu melafalkan secara lisan.
2. Membasuh seluruh bagian luar tubuh, termasuk rambut dan bulu
Untuk bagian tubuh yang berbulu, air harus dapat mengalir ke kulit bagian dalam dan ke pangkal rambut/bulu.
Terkait tentang niat, Ustadz Abdul Somad atau UAS dalam kajiannya menjelaskan bahwa, sangat dilarang menyebut nama Allah atau melafazkan niat mandi wajib di dalam kamar mandi yang terdapat WC-nya.
Baca juga: Setiap Kali Mandi Selalu Baca Doa Mandi Wajib Pria, Bolehkah? Buya Yahya: Jangan Permainkan Ibadah
“Apakah sah mandi wajib di tempat ada (di dalam kamar mandi) WCnya? Sah, tidak jadi masalah. Hanya saja tidak boleh menyebut nama Allah di dalam (kamar mandi yang ada WCnya),” jelas UAS.
Karena itu, kata UAS, apabila ingin melaksanakan mandi wajib yang di dalam kamar mandi ada WC, maka cukup diniatkan dalam hati saja kemudian mengguyur air ke seluruh badan.
“Tapi kalau tidak ada (WC-nya) baca (lafazkan) niat. Kalau ada, cukup di hati saja,” jelas UAS.
Tata Cara Mandi Wajib Bagi Pria yang Sempurna dan Sah
Cara mandi wajib dengan meniatkannya dan mengguyurkan air keseluruh tubuh adalah benar dan sah.
Akan tetapi telah meninggalkan beberapa sunnah yang tidak berpengaruh bagi keabsahan mandi.
Penjelasannya adalah bahwa mandi wajib itu ada yang sempurna dan ada yang sekadar sah.
Adapun yang sekadar sah, maka cukup bagi seseorang melakukan yang wajib saja tanpa melakukan perkara-perkara sunah.
Cukup baginya niat bersuci, kemudian merataka air ke seluruh tubuh dengan berbagai cara, apakah di bawah shower atau berendam di laut atau bak mandi atau berenang dan semacamnya, disertai dengan berkumur dan memasukkan air ke hidung.
Adapun mandi yang sempurna adalah dengan melakukan seperti yang dilakukan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Yaitu dengan melakukan seluruh sunah-sunah mandi.
“Cara yang sempurna. Yaitu dengan cara mandi sebagaimana mandinya Nabi shallallahu alaihi wa sallam. Jika dia ingin mandi junub, maka dia harus mencuci kedua telapak tangannya,
rukun mandi wajib
mandi wajib
doa mandi wajib
mandi junub
sunnah mandi wajib
Serambi Indonesia
tata cara mandi wajib
Tata cara mandi junub
Serambinews
| Lebih Utama Kurban untuk Diri Sendiri atau Orang Tua? Simak Penjelasan Buya Yahya Jelang Idul Adha |
|
|---|
| Jangan Lewatkan 10 Hari Pertama Dzulhijjah Kata UAH, Pahalanya Disebut Lebih Utama dari Jihad |
|
|---|
| Hari Ini 1 Dzulhijjah, Buya Yahya Ungkap 10 Keutamaan Zulhijah dan Amalan Penuh Pahala |
|
|---|
| 7 Amalan Sunnah di Hari Jumat yang Bisa Membuka Pintu Rezeki dan Menghapus Dosa |
|
|---|
| Buya Yahya Bongkar Mitos Kurban yang Sudah Lama Dipercaya, Ternyata Kambing Betina Tetap Sah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ilustrasi-mandi-junub-atau-mandi-wajib.jpg)