Transportasi Udara
YARA Minta Pemerintah Segera Tender Rute Penerbangan Perintis Banda Aceh-Simeulue
Menurutnya, rute penerbangan Banda Aceh-Simeulue sangat dibutuhkan oleh masyarakat di kepulauan.
Penulis: Sari Muliyasno | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM, SINABANG - Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Safaruddin, mendesak pemerintah untuk segera melakukan tender penerbangan perintis rute Banda Aceh-Simeulue atau sebaliknya.
Sebagaimana diketahui, bahwa tahun sebelumnya penerbangan perintis di rute tersebut diisi oleh maskapai Susi Air.
Dikatakan Safaruddin, mulai Januari 2024 hingga saat ini warga di kepulauan itu maupun yang di Banda Aceh jika bepergian menggunakan transportasi udara harus melalui Bandara Kualanamu dan itu membutuhkan biaya cukup besar untuk sekali perjalanan.
Baca juga: Konsorsium Bawang Merah Aceh akan Kembangkan Tanaman Ini Bersama 5 Dayah di Pidie, Luas Lahan 20 Ha
"Sebelum saya kemari (Simeulue). Saya tanya ke loket Susi Air di Banda Aceh. Katanya belum ada penerbangan perintis ke Simeulue karena belum ditender," katanya saat ditanyai Serambinews.com, Minggu (11/2/2024) di Sinabang.
Menurutnya, rute penerbangan Banda Aceh-Simeulue sangat dibutuhkan oleh masyarakat di kepulauan.
"Kalau ada keperluan mendesak itu tentu menggunakan transportasi udara. Kalau harus ke Medan (Kualanamu) dulu untuk ke Banda Aceh biaya yang dikeluarkan cukup besar," tandasnya.
Untuk itu, pihaknya meminta pemerintah melalui kementerian terkait agar segera melakukan tender untuk penerbangan perintis tersebut.
"Kalau dari data tahun lalu, pengguna jasa penerbangan perintis Banda Aceh-Simeulue itu meningkat hingga 40 persen. Tentu ini suatu kemajuan bagi daerah," pungkasnya.
Dengan aktifnya kembali penerbangan perintis tersebut, maka masyarakat maupun pejabat di daerah dapat menghemat biaya saat melakukan perjalanan ke Ibu Kota Provinsi Aceh.
"Wisatawan lokal juga yang ingin ke Simeulue bisa menghemat waktunya saat ke Simeulue karena tidak lagi melalui Kualanamu," tandas Safaruddin.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/penerbangan-perintis-1.jpg)