Transportasi Udara
Pesawat Perintis Pangkas Waktu Tempuh Sabang - Banda Aceh
Kehadiran penerbangan perintis rute Sabang - Banda Aceh dinilai memberikan kemudahan sekaligus efisiensi waktu bagi masyarakat maupun wisatawan yang
Penulis: Aulia Prasetya | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Aulia Prasetya
SERAMBINEWS.COM, SABANG – Kehadiran penerbangan perintis rute Sabang - Banda Aceh dinilai memberikan kemudahan sekaligus efisiensi waktu bagi masyarakat maupun wisatawan yang ingin bepergian dengan cepat.
Transportasi udara ini menjadi alternatif yang praktis bagi penumpang yang ingin langsung melanjutkan perjalanan melalui Bandara Sultan Iskandar Muda.
Ketua Operasional Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Maimun Saleh Sabang, Imam Maulana, mengatakan penerbangan ini memberikan keuntungan dari sisi waktu tempuh yang jauh lebih singkat dibandingkan transportasi laut.
Menurutnya, perjalanan menggunakan pesawat dari Sabang menuju Banda Aceh hanya memakan waktu sekitar 15 menit.
Hal tersebut tentu sangat membantu masyarakat maupun wisatawan yang ingin segera melanjutkan perjalanan, terutama bagi penumpang yang akan menggunakan penerbangan lanjutan dari Bandara Sultan Iskandar Muda.
Baca juga: 4 Pintu Kos di Banda Aceh Terbakar, Seorang Penghuni asal Simeulue Dilarikan ke RS
“Dengan menggunakan pesawat, waktu tempuh hanya sekitar 15 menit. Ini jauh lebih cepat dibandingkan menggunakan kapal laut,” kata Imam saat didampingi Pengawas Personel PKP-PK, Altifah Jaya Putra, Senin (9/3/2026).
Sebagai perbandingan, jika menggunakan kapal cepat, perjalanan dari Sabang menuju Pelabuhan Ulee Lheue membutuhkan waktu sekitar 45 menit.
Setelah itu, penumpang masih harus melanjutkan perjalanan darat menuju Bandara Sultan Iskandar Muda yang memakan waktu sekitar 30 menit.
Dengan demikian, total waktu perjalanan melalui jalur laut dan darat bisa mencapai lebih dari satu jam. Sementara dengan penerbangan perintis, waktu tempuh dapat dipersingkat secara signifikan.
Selain lebih cepat, Imam juga menyebutkan tarif penerbangan perintis tersebut relatif terjangkau sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat maupun wisatawan yang membutuhkan perjalanan cepat dan efisien.
Ia berharap keberadaan penerbangan ini dapat semakin meningkatkan mobilitas masyarakat serta mendukung sektor pariwisata di Sabang dengan memberikan akses transportasi yang lebih mudah dan cepat bagi para wisatawan.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pesawat-oijkl.jpg)