Berita Luar Negeri
AS Panik dan Ketakutan, Rusia Punya Senjata Rahasia yang Ditempatkan di Luar Angkasa: Terancam
AS mengaku hanya sedikit memperoleh informasi ini dan masih belum jelas jenis senjata apa yang sedang dikejarkan oleh Moskow.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Ansari Hasyim
AS Panik dan Ketakutan, Rusia Punya Senjata Rahasia yang Ditempatkan di Luar Angkasa: Terancam
SERAMBINEWS.COM – Beberapa hari terakhir ini pejabat di Washington dihebohkan dengan informasi tentang senjata rahasia milik Rusia yang di tempatkan di luar angkasa.
Hal itu diungkapkan oleh seorang anggota Kongres Amerika Serikat (AS) yang mengatakan bahwa Rusia sedang mengembangkan senjata nuklir di luar angkasa.
Para ahli dan ilmuwan kemudian mengajukan serangkaian pertanyaan tentang informasi ini.
AS mengaku hanya sedikit memperoleh informasi ini dan masih belum jelas jenis senjata apa yang sedang dikejarkan oleh Moskow.
Namun AS dan negara-negara barat akan terancam jika Rusia benar-benar mengerahkan senjata semacam itu.
Baca juga: Intelijen AS Memprediksi Rusia akan Tempatkan Senjata Nuklir di Ruang Angkasa
Ini mungkin merupakan peningkatan yang mengkhawatirkan dibandingkan dengan hari-hari paling menegangkan selama Perang Dingin.
“Kami hanya mengetahui sedikit informasi, pernyataan yang dibuat sangat sulit untuk dipahami,” kata Asosiasi Profesor, Bleddyn Bowen, yang bekerja di Universitas Leicester di Inggris dan penulis buku tentang teknologi dan perang di luar angkasa, dikutip dari 24h.com, Sabtu (17/2/2024).
Kantor berita NBC News mengutip tiga sumber yang mengetahui masalah tersebut yang mengatakan bahwa Rusia sedang mengembangkan senjata luar angkasa yang dapat menghancurkan satelit AS.
Sumber mengatakan bahwa senjata ini belum beroperasi, namun informasi intelijen AS yang dikumpulkan cukup bagi Anggota Kongres Mike Turner, Ketua Komite Intelijen DPR AS, untuk meminta Gedung Putih untuk mendeklasifikasi informasi tentang "hubungan tersebut".
Tidak diketahui apakah ini merupakan senjata nuklir berbasis ruang angkasa dalam arti biasa atau bukan.
Banyak ahli menduga itu adalah satelit bertenaga nuklir yang membawa senjata elektronik, yang dapat melumpuhkan satelit dan mengganggu segala sesuatu di lapangan, mulai dari prakiraan cuaca hingga komunikasi dan aktivitas ekonomi global.
Baca juga: Rusia Jatuhkan 2 Bom Pesawat Berpemandu di Kharkiv Ukraina, Tiga Orang Tewas
Jika itu adalah senjata nuklir yang ditempatkan di luar angkasa, hal ini akan melanggar Perjanjian Luar Angkasa Perserikatan Bangsa-Bangsa tahun 1967.
Ketentuan dalam perjanjian itu menetapkan bahwa negara-negara tidak diperbolehkan untuk “menempatkan senjata nuklir”,
yaitu senjata nuklir atau senjata pemusnah massal lainnya ke orbit, di benda langit, dan di luar angkasa dengan cara lain apa pun.
| Pengakuan Trump Usai Penembakan: "Andai Tahu Jabatan Presiden Berbahaya, Saya Tidak Calonkan Diri" |
|
|---|
| Detik-Detik Presiden Trump Nyaris Jadi Sasaran Penembakan, Pelaku Serbu Ruang Dansa di Gedung Putih |
|
|---|
| Iran Gak Mau Berunding Lagi dengan AS: Tak Ada Kompromi untuk Tuntutan Sepihak Washington |
|
|---|
| 191 Tewas Selama 4 Hari Perayaan Festival Air ‘Songkran’di Thailand, 911 Orang Terluka |
|
|---|
| Setelah Filipina, Krisis BBM Kini Hantam Bangladesh, Antrean SPBU Mengular Akibat Pasokan Kurang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Stasiun-Ruang-Angkasa-di-Orbit.jpg)