Pidie

Harga Tomat di Pidie Kembali Turun, Rp 9.000/Kg

Turunnya harga tomat itu dipicu oleh mulai musim panen dari petani lokal terutama pada lahan kebun dan hamparan persawahan.

Penulis: Idris Ismail | Editor: Taufik Hidayat
SERAMBINEWS.COM/IDRIS ISMAIL
Salah seorang petani lokal di Gampong Baroh, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie memanen tomat dihamparan areal persawahan, Senin (19/2/2024). 

Laporan Idris Ismail | Pidie 

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Harga tampung tomat dalam dua pekan terakhir turun dari Rp 10.000/Kg menjadi Rp 9.000/Kg. Turunnya harga tomat itu dipicu oleh mulai musim panen dari petani lokal terutama pada lahan kebun dan hamparan persawahan.

Seperti diakui Anwar (45) selaku agen penampung di Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie kepada Serambinews.com, Senin (19/2/2024) mengatakan,  sejak Rabu (11/2/2024) lalu harga panen tomat dari para petani lokal sempat bertahan dikisaran Rp 10.000/Kg.

“Dalam dua pekan terakhir yaitu sampai hari ini, komoditi hasil panen tomat dari petani lokal mulai menurun rata-rata sampai Rp 1.000/Kg atau menjadi Rp 9.000/Kg,"sebutnya. 

Dari beberapa agen penampungan di sejumlah kecamatan di Pidie didapati panen tomat dari kalangan petani lokal terutama dihamparan kebun mulai panen secara bertahap.

Sehingga hasil pasokan panen itu turut mendominasi pusat perbelanjaan warga. Sehingga dengan sendirinya berdampak pada harganyapun mulai turun.

“Diperkirakan harga tampung tomat bisa bertahan hingga empat atau sepekan kedepan,"ujarnya.

Adapun hasil panen tomat dari para petani lokal disejumlah kecamatan di Pidie saat ini selain dipasok bagi kebutuhan konsumennya dalam kabupaten juga di pasok keluar kabupaten/kota. Sepertihalnya, Banda Aceh, Pijay dan Bireun. 

“Saat ini hasil panen tomat sedang terus berlangsung hingga satu bulan kedepan," ungkapnya.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved