Kesehatan
Puasa Bermanfaat Bagi Kesehatan, Mengurangi Risiko Jantung hingga Kolesterol
Ini adalah bentuk ibadah yang melibatkan penahanan diri dari makan, minum, dan tindakan tertentu selama periode tertentu
Ini adalah bentuk ibadah yang melibatkan penahanan diri dari makan, minum, dan tindakan tertentu selama periode tertentu
SERAMBINEWS.COM -- Di dalam bulan Syaban dianjurkan menunaikan sejumlah amalan untuk menambah pahala.
Salah satunya menunaikan puasa khasiatnya sangat besar. Selain mendatangkan pahala juga membantu meningkatkan kesehatan.
Puasa adalah salah satu praktik ibadah penting dalam Islam yang memiliki banyak jenis dan hikmah.
Ini adalah bentuk ibadah yang melibatkan penahanan diri dari makan, minum, dan tindakan tertentu selama periode tertentu sebagai bentuk pengabdian kepada Allah SWT.
Baca juga: Ingat! Malam Nisfu Syaban 2024 Jatuh pada 24 Februari, Ini Bacaan Niat Sholat Sunah Nisfu Syaban
Puasa bertujuan mendekatkan diri manusia kepada Allah dan meningkatkan spiritualitas.
Selain itu, ada manfaat lain dari sisi kesehatan yang dirasakan mereka yang berpuasa.
Meski tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman selama beberapa jam, puasa justru memberi berbagai manfaat untuk kesehatan tubuh.
Baca juga: Ini Jadwal Puasa Nisfu Syaban 2024, Lengkap dengan Bacaan Niat dan Keutamaannya
Salah satu manfaat puasa bagi kesehatan adalah menurunkan berat badan. Manfaat tersebut sering kali dijadikan sebagai metode diet atau disebut juga sebagai puasa intermiten.
Lantas, apakah manfaat puasa hanya sebatas itu? Tentu tidak, simak artikel berikut ini untuk mengetahui manfaat puasa bagi tubuh selengkapnya.
Manfaat Puasa bagi Kesehatan Tubuh
Jika dilakukan dengan benar, puasa ternyata menyimpan berbagai manfaat kesehatan.
Bahkan, tidak hanya secara fisik, puasa juga dapat memberikan dampak positif terhadap kesehatan mental. Berikut adalah berbagai manfaat puasa bagi kesehatan.
1. Menurunkan Berat Badan
Manfaat puasa bagi kesehatan yang pertama adalah menurunkan berat badan.
Pasalnya, puasa dapat meningkatkan metabolisme tubuh, sehingga pembakaran kalori dan lemak juga ikut meningkat.
Hal ini akan memicu terjadinya penurunan berat badan dan mencegah terjadinya obesitas.
Konsep puasa ramadan sendiri kurang lebih memiliki kesamaan dengan intermittent fasting yang terbukti bermanfaat untuk menjaga berat badan, bahkan menghindari penuaan.
2. Menjaga Kesehatan Jantung
Seseorang yang berpuasa selama satu bulan penuh diketahui memiliki risiko penyakit jantung, kolesterol tinggi, serta tekanan darah tinggi yang lebih rendah apabila dibandingkan dengan orang yang tidak berpuasa.
Pasalnya, puasa membuat seseorang bisa mengatur pola makannya menjadi lebih sehat.
Teh yang sering dijadikan sebagai minuman wajib saat sahur atau berbuka juga dapat membantu menjaga kesehatan jantung.
Teh mengandung jenis antioksidan flavonoid yang bisa membantu mencegah naiknya kadar kolesterol, melancarkan peredaran darah, serta menurunkan risiko diabetes.
3. Meningkatkan Metabolisme Tubuh
Beberapa orang keliru menganggap bahwa puasa dapat menurunkan metabolisme. Justru, salah satu manfaat puasa adalah membantu meningkatkan metabolisme tubuh.
Ini dikarenakan tubuh tetap mendapatkan asupan makanan saat sahur dan berbuka.
Puasa sepanjang hari membuat metabolisme lebih efisien karena adanya pelepasan hormon adiponektin.
Hormon ini membantu setiap sel organ dan otot tubuh menyerap lebih banyak nutrisi. Semakin banyak nutrisi yang diserap, semakin baik pula tubuh menjalankan berbagai fungsinya.
4. Mengendalikan Nafsu Makan
Salah satu tujuan puasa adalah mengendalikan nafsu makan kembali normal. Pada penderita obesitas, tubuh kesulitan untuk mengatur hormon pemicu rasa lapar. Akibatnya, penderita obesitas cenderung untuk makan secara berlebihan.
Dengan berpuasa secara rutin, tubuh akan secara otomatis mengatur kembali produksi hormon pemicu lapar dan hanya melepaskannya ketika tubuh benar-benar membutuhkan asupan makanan.
5. Meningkatkan Fungsi Otak
Berikutnya, manfaat puasa untuk kesehatan yang sayang untuk dilewatkan adalah pengaruhnya terhadap kesehatan otak.
Puasa diketahui dapat mendorong produksi protein yang mendukung pembentukan dan perkembangan saraf.
Protein tersebut akan mendorong sel punca (induk) di otak untuk mengeluarkan sel-sel saraf baru sehingga timbul berbagai reaksi kimia yang berdampak baik terhadap sistem kerja otak.
Protein itu juga membantu melindungi sel otak dari kelainan, seperti alzheimer.
6. Mengaktifkan Detoksifikasi
Manfaat puasa bagi kesehatan juga dapat mengurangi kerusakan akibat radikal bebas atau detoksifikasi.
Detoksifikasi merupakan proses tubuh dalam memperoleh gizi yang tepat dengan memberikan kesempatan untuk membuang zat-zat beracun dalam tubuh.
Detoks akan berlangsung ketika berpuasa, di mana sistem pencernaan seperti hati, pankreas, lambung, usus besar, dan usus halus beristirahat selama sekitar 12 jam. Ketika berbuka, organ pencernaan mampu bekerja dengan lebih baik lagi.
7. Menjaga Kesehatan Kulit dan Mencegah Jerawat
Manfaat puasa bagi kesehatan juga meliputi kesehatan kulit, seperti mencegah timbulnya jerawat.
Pasalnya, puasa dapat mempercepat proses regenerasi kulit karena tubuh tidak harus bekerja keras menjalankan fungsi sistem pencernaan.
Selain itu, puasa juga bermanfaat memperbaiki fungsi organ hati dan ginjal.
Dengan begitu, tubuh lebih mudah mengeluarkan racun dari dalam tubuh, termasuk racun yang menyebabkan timbulnya jerawat di wajah.
8. Mengurangi Risiko Diabetes
Ketika berpuasa, kadar gula darah cenderung menurun karena tubuh menggunakan cadangan gula sebagai energi.
Puasa diketahui dapat mengendalikan gula darah pada orang non-diabetik dengan mengurangi resistensi insulin.
Menurunnya resistensi insulin dapat membantu penyerapan gula secara efektif sehingga gula darah tetap stabil.
Toleransi insulin yang baik juga akan mencegah lonjakan kadar glukosa (hiperglikemia) maupun penurunan gula darah di bawah batas normal (hipoglikemia).
9. Membantu Menjaga Kesehatan Mental
Beberapa manfaat puasa bagi mental adalah mengatasi stres lebih baik, meningkatkan suasana hati, serta lebih mudah beradaptasi dengan perubahan.
Hal ini dikarenakan ketika berpuasa, jumlah hormon kortisol yang diproduksi kelenjar adrenal lebih stabil sehingga bisa mengurangi stres.
Selain itu, pembatasan asupan karbohidrat, lemak, dan lain-lain dalam beberapa minggu akan meningkatkan kemampuan berpikir.
Apabila otak mampu berpikir jernih, maka emosi akan terkontrol dan stres dapat diminimalkan.
Itulah beberapa manfaat puasa bagi kesehatan yang sayang untuk dilewatkan.
Apabila Anda mengalami gejala tidak biasa ketika berpuasa, jangan ragu untuk mengunjungi Siloam Hospitals terdekat untuk berkonsultasi dengan dokter dan mendapatkan diagnosis serta penanganan secara tepat.
Artikel ini telah tayang di BangkaPos.com dengan judul Manfaat Puasa Bagi Kesehatan, Mengurangi Risiko Jantung dan Kolesterol, Metabolisme Berfungsi Baik,
| Bahaya Camilan Viral Anak-anak Tinggi Gula & Pewarna, Sudah Tahu? |
|
|---|
| 5 Bahaya Camilan Viral Anak-anak yang Tinggi Gula & Pewarna, Dokter IPB : Risiko Jantung & Diabetes |
|
|---|
| Batuk Tak Kunjung Sembuh? Ini Daftar Makanan yang Dianjurkan dan Pantang Dikonsumsi agar Cepat Pulih |
|
|---|
| 7 Buah yang Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ahli Gizi Ungkap Manfaatnya |
|
|---|
| Asam Urat Kini Banyak Menyerang Anak Muda, Ini 7 Kebiasaan yang Jadi Pemicunya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/puasaramadhan1441h.jpg)