Dua Anggota KKB Penembak Pesawat Wings Air Ditangkap, 1 Tewas Ditembak saat Markasnya Digerebek

Dua anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang menembak pesawat Wings Air ditangkap di Kali Brasa Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Editor: Faisal Zamzami
Tribun-Papua.com/ Istimewa
Satgas TNI menembak mati satu anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dan menangkap dua orang di Wilayah Yahukimo, Papua Pegunungan, Kamis (22/2/2024). 

KKB Tembak Pesawat di Puncak dan Yahukimo, Pilot dan Penumpang Selamat

 

Dua pesawat mengalami penembakan di Papua selama dua hari berturut-turut, Jumat (16/2/2024) dan Sabtu (17/2/2024).

Penembakan pada Jumat terjadi terhadap pesawat Asian One Air dengan nomor registrasi PK-LTF di Bandara Milawak, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.

Lalu, pada Sabtu, pesawat Wings Air dengan nomor registrasi PK-WJT ditembak saat sedang mendarat di Bandara Nop Goliath, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Aparat keamanan memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam dua kejadian tersebut.

Adapun pelaku penembakan diduga adalah kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Penembakan pesawat di Beoga

Penembakan pesawat di Beoga terjadi saat Asian One Air hendak mendarat pada Jumat sekitar pukul 09.53 WIT.

"Ditembaki dari arah kanan pesawat, yang berasal dari KKB yang berada di Kampung Ambobra hingga menuruni ke Kampung Julukoma, Distrik Beoga," ujar Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua Irjen Mathius D. Fakhiri, Jumat.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, setelah penumpang turun, kru mengecek kondisi pesawat perintis tersebut.

Pesawat kemudian bertolak kembali ke Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

"Pesawat tersebut terbang kembali ke Timika tanpa membawa penumpang," ucapnya, dikutip dari Antara.

Akibat penembakan itu, satu butir peluru mengenai badan pesawat bagian belakang. Fakhiri mengatakan, insiden tersebut diduga berkaitan dengan Pemilu 2024.

"Ya, saya tadi sudah bilang ini kan berkaitan dengan (perolehan) suara itu sendiri. Tapi kami pastikan penembakan itu bukan untuk apa-apa, tetapi mengganggu proses (Pemilu) yang sedang jalan," ungkapnya.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved