Minggu, 19 April 2026

Anak Lempar Ayah Pakai Bom Molotov, Tak Terima Speakernya Dijual, Bocah 4 Tahun Jadi Korban

Akibat ulah sang anak, tak hanya ayahnya, dua anak tetangga juga mengalami luka bakar akibat lemparan bom molotov dari pelaku.

Editor: Faisal Zamzami
Istimewa
Ilustrasi 

SERAMBINEWS.COM, KENDARI - Kronologi seorang anak berinisial HO melemparkan bom molotov ke arah ayahnya di Kota Baubau Sulawesi Tenggara (Sultra).

Akibat ulah sang anak, tak hanya ayahnya, dua anak tetangga juga mengalami luka bakar akibat lemparan bom molotov dari pelaku. 

Peristiwa tersebut terjadi di Kelurahan Bukit Wolio Indah, Kecamatan Wolio, Baubau Sulawesi Tenggara, Selasa (27/2/2024).

Tetangga pelaku yang anaknya ikut menjadi korban berinisial JO mengatakan kalau mereka sebetulnya tidak mengetahui apa apa tentang kejadian tersebut.

Karena awalnya permasalahan itu terjadi antara HO dan ayah kandungnya.

Penyebab karena ayah kandung pelaku menjual speaker beserta powernya. Akan tetapi HO tidak menerima kalau speaker tersebut dijual.

Kemudian terjadi cekcok antara anak dan ayah kandung itu.

"Pokoknya diancam ayahnya itu," ujar JO, orangtua korban dan tetangga pelaku saat dikonfirmas TribunnewsSultra.com, Sabtu (2/3/2024).

Tak lama HO kemudian pergi dan pulang dengan bensin ditangannya.

"Dia pegang botol bensin, terus diatasnya ada sumbunya, bom molotov begitu," sambungnya. 

Ia kemudian berkoar koar di depan rumahnya sehingga orangtua pelaku keluar dan berhadapan dengan ayahnya. 

"Tapi jaraknya sekitar enam meter," tuturnya.

Kemudian tak lama HO melempar bom molotov di depan warung tetangganya.

"Dia lempar didepan kios orang tuaku, kebetulan disitu anaku terus adeknya dan orang tua pelaku," jelasnya.

Saat dilempar anak JO kemudian terbakar dan berada dalam kobaran api. 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved