Demo Tolak Pemilu Curang di Depan Gedung DPR RI, Massa Tuntut Pemakzulan Jokowi dan Bakar Ban

Massa aksi membakar ban di depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat sebagai bentuk protes menuntut pemakzulan Presiden Joko Widodo, Selasa (5/3/2024).

Editor: Faisal Zamzami
KOMPAS.com/XENA OLIVIA
Asap tebal membumbung tinggi saat massa aksi membakar ban di depan gedung DPR, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (5/3/2024). 

Di antaranya, massa yang kecewa dengan pemerintahan Jokowi, serta kepribadian presiden yang dinilai cawe-cawe dalam Pemilu 2024.

Mereka juga menyuarakan untuk menolak Pemilu 2024 karena dinilai penuh kecurangan.

Massa aksi juga menyampaikan dukungan pelaksanaan hak angket oleh DPR RI, untuk menyikapi situasi politik yang terjadi saat ini.

 

Dalam aksinya mereka juga menolak terkait harga bahan pokok yang naik. 

Massa aksi menilai kenaikan harga bahan pokok digunakan pemerintah untuk mengalihkan isu adanya kecurangan Pemilu 2024.

Sejumlah tokoh juga turut menghadiri aksi unjuk rasa tersebut, di antaranya, Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun.

Dalam orasinya, ia meminta massa aksi mendukung hak angket di DPR RI untuk menyelidiki dugaan kecurangan Pemilu 2024.

Selain itu, Refly juga menyuarakan penolakan terkait hasil pemilu 2024 karena dinilai banyak ditemukan kecurangan.

Selain Refly, turut hadir anggota DPR dari Fraksi PKS, Syahrul Aidi dalam aksi demo di depan gedung DPR RI, Jakarta, hari ini.

Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan bahwa beberapa partai telah mengusulkan hak angket pada Rapat Paripurna Ke-13 DPR yang diselenggarakan tadi siang.

 

Polisi menutup akses menuju Jalan Gatot Subroto, Tanah Abang, Jakarta Pusat depan Gedung DPR, Selasa (5/3/2024).

 

Selain itu, polisi juga membentuk barikade di antara massa pro dan yang kontra peamkzulan Presiden Joko Widodo.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved