Demo Tolak Pemilu Curang di Depan Gedung DPR RI, Massa Tuntut Pemakzulan Jokowi dan Bakar Ban
Massa aksi membakar ban di depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat sebagai bentuk protes menuntut pemakzulan Presiden Joko Widodo, Selasa (5/3/2024).
SERAMBINEWS.COM - Aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI pada Selasa (5/3/2024) diwarnai dengan aksi bakar ban.
Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kekecewaan mereka atas pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Massa aksi membakar ban di depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat sebagai bentuk protes menuntut pemakzulan Presiden Joko Widodo, Selasa (5/3/2024).
Pantauan Kompas.com di lokasi, massa menumpuk beberapa ban di tengah Jalan Gatot Subroto dan memantik api.
Dengan cepat api berkobar kencang. Asapnya tebal dan membubung tinggi.
Lantaran angin cukup kencang, asapnya memutar ke berbagai arah.
Beberapa pengunjuk rasa tampak menutup hidung dengan kening mengernyit.
Sementara itu, orator masih menyampaikan aspirasinya dengan lantang dan berapi-api.
"Jokowi? Mundur! Jokowi? Mundur! Allahu Akbar!" seru dia dan massa bersorak, tangan terkepal ke atas.
Sebagai informasi, sejumlah elemen masyarakat terlibat dalam unjuk rasa di DPR.
Mereka demo untuk menolak Pemilu curang dan pemakzulan Jokowi. Namun, ada juga pihak yang justru menolak pemakzulan.
Polisi memisah tempat aksi kedua kubu itu dengan barikade besi.
Baca juga: Rocky Gerung: Kalau PDIP Tersinggung dengan Kegiatan Jokowi, Mulai Saja Pemakzulan
Massa aksi mulai membakar ban sejak Selasa siang.
Seketika itu juga asap hitam pekat membumbung tinggi di ruas Jalan Gatot Subroto tepatnya di depan Gerbang Gedung DPR/MPR RI.
Sementara itu, berdasarkan laporan Jurnalis Kompas Tv Trixie Valencia di lokasi, menyebut bahwa dalam aksi tersebut terdapat sejumlah poin yang disuarakan.
Di antaranya, massa yang kecewa dengan pemerintahan Jokowi, serta kepribadian presiden yang dinilai cawe-cawe dalam Pemilu 2024.
Mereka juga menyuarakan untuk menolak Pemilu 2024 karena dinilai penuh kecurangan.
Massa aksi juga menyampaikan dukungan pelaksanaan hak angket oleh DPR RI, untuk menyikapi situasi politik yang terjadi saat ini.
Dalam aksinya mereka juga menolak terkait harga bahan pokok yang naik.
Massa aksi menilai kenaikan harga bahan pokok digunakan pemerintah untuk mengalihkan isu adanya kecurangan Pemilu 2024.
Sejumlah tokoh juga turut menghadiri aksi unjuk rasa tersebut, di antaranya, Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun.
Dalam orasinya, ia meminta massa aksi mendukung hak angket di DPR RI untuk menyelidiki dugaan kecurangan Pemilu 2024.
Selain itu, Refly juga menyuarakan penolakan terkait hasil pemilu 2024 karena dinilai banyak ditemukan kecurangan.
Selain Refly, turut hadir anggota DPR dari Fraksi PKS, Syahrul Aidi dalam aksi demo di depan gedung DPR RI, Jakarta, hari ini.
Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan bahwa beberapa partai telah mengusulkan hak angket pada Rapat Paripurna Ke-13 DPR yang diselenggarakan tadi siang.
Polisi menutup akses menuju Jalan Gatot Subroto, Tanah Abang, Jakarta Pusat depan Gedung DPR, Selasa (5/3/2024).
Selain itu, polisi juga membentuk barikade di antara massa pro dan yang kontra peamkzulan Presiden Joko Widodo.
Di antara barikade itu, ada sejumlah anggota yang berjaga. Mereka mengawasi massa yang berorasi agar tetap kondusif.
Setelah itu, massa mulai kembali memulai aksi dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Kemudian, orasi dimulai dengan membahas tuntutan mereka perihal penolakan Pemilu curang dan pemakzulan Presiden RI Joko Widodo.
Sebagai informasi, Polres Metro Jakarta Pusat menerjunkan 3.929 personel gabungan untuk mengawal aksi ini. Para personel berjaga secara tersebar di beberapa titik.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro turut mengimbau agar massa menyampaikan aspirasi dengan kondusif.
Baca juga: Kebakaran Rumah Warga di Labuhanhaji Timur, Satreskrim Polres Aceh Selatan Lakukan Olah TKP
Baca juga: Pelaku Pembunuhan di Krueng Barona Jaya Jalani Rekonstruksi, Peragakan 12 Adegan
Baca juga: Terkait Dugaan Penggelembungan Suara, Ketua DPW PSI Aceh: Ada Kepanikan dari Sebagian Oknum
Kompas.com: Tuntut Pemakzulan Jokowi, Massa Bakar Ban di Depan DPR RI
VIDEO - Demo Buruh Digelar, 120 Pelajar Diamankan Polisi karena Bolos Sekolah dan Ikut Aksi di DPR |
![]() |
---|
Demo di DPR Ricuh, Bentrokan Meluas, Massa dan Polisi Saling Serang Pakai Batu saat Dipukul Mundur |
![]() |
---|
Demo di DPR Ricuh, Mahasiswa Lempar Bambu Runcing dan Bakar Sampah |
![]() |
---|
Berani Tantang Debat Ahmad Sahroni Gegara 'Orang Tolol Sedunia', Ini Sosok Salsa Erwina Hutagalung |
![]() |
---|
VIDEO - Polisi Sigap Amankann Ratusan Pelajar yang Ikut Unjuk Rasa |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.