Senin, 20 April 2026

Video

VIDEO Walau Tak Direstui Netanyahu Pede Serang Rafah, Ada Pimpinan Negara Arab Dukung Israel

Netanyahu mengaku mendapat dukungan diam-diam dari beberapa pemimpin Arab untuk terus melancarkan serangan terhadap Hamas

Editor: T Nasharul

SERAMBINEWS.COM - Meski diperingatkan Amerika Serikat (AS), Israel akan tetap akan menyerbu Kota Rafah yang berbatasan dengan Mesir.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengaku, jika ada negara Arab yang turut mendukungnya.

Sebelumnya, Presiden AS Joe Biden menyebut, penyerangan ke Rafah akan menjadi semacam garis merah.

Dikatakan Biden pada Sabtu (9/3/2024), ia tegas menentang penyerangan Israel ke Rafah.

Sementara Netanyahu menganggap, garis merah yang Israel pahami adalah kejadian serangan Banjir Al-Aqsa oleh Hamas pada (7/10/2023).

Baca juga: Bulan Ramadhan, Perang Sengit Antara Israel dengan Pejuang Palestina Terus Terjadi Sepanjang Malam

Oleh karenanya, Netanyahu menegaskan, pasukannya tak akan mundur.

Bahkan, akan tetap melancarkan rencana awal untuk menggempur Kota Rafah.

Netanyahu mengaku mendapat dukungan diam-diam dari beberapa pemimpin Arab untuk terus melancarkan serangan terhadap Hamas.

Akan tetapi, ia enggan menyebutkan siapa sosok pemimpin Arab yang dimaksud.

Baca juga: VIDEO Diam-diam Drone Hizbullah Masuk Pertahanan Zionis, Tank Lapis Baja Israel Hancur

Netanyahu mengklaim, para pemimpin negara Arab ini mengaku tahu kalau Hamas adalah bagian dari proksi Iran.

Ia lantas memperkirakan, pertempuran akan berakhir dalam waktu satu bulan dan tak lebih dua bulan.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Israel akan Ratakan Rafah dalam Sebulan: Netanyahu Ngaku Dapat Dukungan Negara Arab, Cueki BIden, 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved