Internasional
Bulan Ramadhan, Perang Sengit Antara Israel dengan Pejuang Palestina Terus Terjadi Sepanjang Malam
Masuk Bulan Ramadhan, Perang Sengit Antara Israel dengan Pejuang Palestina Terus Terjadi Sepanjang Malam
Masuk Bulan Ramadhan, Perang Sengit Antara Israel dengan Pejuang Palestina Terus Terjadi Sepanjang Malam
SERAMBINEWS.COM - Tak ada mereda peperangan antara militer Israel dengan pejuang Palestina.
Padahal ini sudah memasuki bulan suci Ramadhan.
Banyak pihak berharap perang berhenti atau kedua belah pihak sepakat gencatan senjata.
Nyatanya perang terus berlanjut di Gaza, Palestina.
Perang paling mematikan di Gaza tidak menunjukkan tanda-tanda mereda ketika bulan suci Ramadhan dimulai pada Senin 11 Maret 2024.
Bahkan perang terjadi di tengah krisis kemanusiaan yang sangat melelahkan yang telah mendorong sebagian besar wilayah tersebut ke ambang kelaparan.
Baca juga: VIDEO Warga Gaza Sambut Ramadhan di Tengah Perang Memanas: Kami Sudah 5 Bulan Puasa
PBB dan kelompok-kelompok bantuan mengatakan hanya sebagian kecil dari pasokan yang dibutuhkan untuk 2,4 juta penduduk Gaza yang diizinkan masuk sejak Israel hampir mengepungnya setelah serangan 7 Oktober.
Ketika dunia Muslim menyambut Ramadhan dengan puasa seperti biasa di siang hari.
Banyak warga Gaza yang terbangun karena pemboman yang membuat warga sekali lagi mencari korban selamat dan jenazah di antara puing-puing rumah yang hancur.
“Awal Ramadhan sangat menyedihkan dan diselimuti kegelapan, dengan rasa dan bau darah di mana-mana,” kata seorang pengungsi Palestina, Awni al-Kayyal, 50 tahun.
“Pendudukan (Israel) tidak ingin kami merasakan kegembiraan selama Ramadhan. Kami tidak memiliki makanan apa pun untuk berbuka puasa,” katanya.
Seorang juru bicara pemerintah Siprus mengatakan sebuah kapal amal Spanyol yang membawa bantuan makanan akan berlayar dari pulau itu dalam beberapa jam ke pesisir Jalur Gaza, tempat PBB telah berulang kali memperingatkan akan terjadinya kelaparan.
Baca juga: VIDEO Israel Kehabisan Alat Tempur, Tentara IDF Dipaksa Perang di Gaza dengan TANK TUA yang RONGSOK
Kelompok non-pemerintah Open Arms mengatakan kapal mereka akan menarik tongkang berisi 200 ton makanan, yang nantinya akan dibongkar oleh mitranya, badan amal AS, World Central Kitchen, di pantai Gaza.
Sementara itu, pertempuran berkecamuk di seluruh Gaza, dengan militer Israel melaporkan bahwa pasukannya membunuh 15 militan dalam pertempuran jarak dekat, serangan penembak jitu, dan serangan udara.
| Iran Serang Pangkalan AS di Arab Saudi, 15 Prajurit Amerika Serikat Terluka |
|
|---|
| Houthi Yaman Bantu Iran Lawan AS-Israel, Ini Dampaknya Jika Selat Bab al-Mandab Diblokade |
|
|---|
| Daftar Negara dengan Utang Tertinggi di Dunia, Ada yang Tembus 380 Persen dari PDB |
|
|---|
| Ekonomi India Terancam, Dampak Perang AS–Israel Lawan Iran Picu Krisis Energi Global |
|
|---|
| Sosok Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC, Pernah Dituduh Tewaskan 85 Yahudi Dalam Ledakan di Argentina |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Gambar-yang-diambil-dari-posisi-dekat-Sderot-di-sepanjang-perbatasan-Israel.jpg)