Tips Puasa Bagi Penderita Asam Lambung, Hindari Makanan Berlemak hingga Perbanyak Serat

Melihat kondisi di atas, maka penting bagi penderita maag untuk mengetahui cara yang tepat dan aman agar prosesi ibadah puasa dapat berjalan...

Editor: Nurul Hayati
via UPI.com
Ilustrasi - Asam lambung. 

Melihat kondisi di atas, maka penting bagi penderita maag untuk mengetahui cara yang tepat dan aman agar prosesi ibadah puasa dapat berjalan dengan nyaman.

SERAMBINEWS.COM - Bagi penderita asam lambung, menjalankan ibadah puasa di Bulan Ramadhan menjadi tantangan tersendiri.

Perubahan pola dan waktu makan memicu perut kosong dalam rentang waktu yang cukup lama.

Hal tersebut bisa menjadi pemicu asam lambung naik atau membuat perut tak nyaman.

Melihat kondisi di atas, maka penting bagi penderita maag untuk mengetahui cara yang tepat dan aman agar prosesi ibadah puasa dapat berjalan dengan nyaman.

Melansir dari Cleveland Clinic, berikut tips puasa Ramadan bagi penderita sakit asam lambung agar tetap nyaman yang bisa diikuti. 

1. Minum air putih yang cukup saat sahur dan berbuka

Penderita asam lambung sebaiknya minum air putih yang cukup saat sahur dan berbuka.

Minum air putih yang cukup dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan dan mencegah dehidrasi.

Selain membantu melancarkan pencernaan, minum air yang cukup juga membantu masalah kesehatan lainnya yang terkait dengan tidak makan dalam waktu lama, seperti sembelit, sakit kepala, dan sakit punggung.

2. Hindari makan berlebihan saat sahur dan berbuka

Salah satu tips lain untuk mencegah asam lambung naik saat puasa yaitu mengonsumsi makanan dalam porsi kecil.

Meski rasa lapar seperti tak tertahankan ketika waktu berbuka datang, tetapi usahakan untuk tidak terlalu makan banyak terlebih dahulu.

Perut perlu waktu untuk mencerna makanannya.

 Apabila langsung makan dengan porsi banyak, maka hal ini merangsang naiknya asam lambung yang dapat menyebabkan kram perut dan refluks asam lambung semakin parah.

Sama halnya dengan berbuka, makanlah secukupnya dengan porsi yang wajar saat sahur.

Sediakan waktu sekitar dua hingga tiga jam untuk sahur sebelum imsak sehingga tidak merasa terburu-buru saat menyantap makanan.

3. Hindari makanan tinggi lemak

Selain membuat lesu, dan secara umum tidak terlalu sehat, makanan yang mengandung lemak tinggi membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna.

Makanan yang mengandung lemak seperti daging, gorengan, makanan bersantan, coklat, dan lain-lain.

Hal ini dapat menyebabkan sakit perut dan menimbulkan rasa mual.

4. Tidak langsung tidur saat perut kenyang

Setelah sahur, mungkin masih merasa mengantuk dan ingin kembali tidur.

Namun, sebaiknya jangan langsung tidur setelah makan.

Idealnya, harus menunggu sekitar 3 jam setelah makan bila ingin kembali tidur.

Tidur setelah makan hanya akan membuat gangguan asam lambung memburuk dan perut terasa tak nyaman.

Namun, bila rasa kantuk tidak tertahankan, Anda bisa tidur dengan posisi setengah duduk.

Jadi, posisi kepala dan bahu tetap lebih tinggi daripada perut.

Caranya adalah dengan menyangga kepala dan bahu dengan tumpukan bantal.

Posisi ini dapat mencegah makanan naik kembali ke kerongkongan

5. Makan lebih banyak serat

Serat adalah salah satu makanan yang paling baik untuk sistem pencernaan.

Serat dapat membantu mencegah asam lambung naik dan sembelit.

Namun, mendapatkan serat yang cukup saat berpuasa bisa jadi sulit.

Beberapa jenis makanan tinggi serat yang baik dikonsumsi oleh penderita GERD selama berpuasa adalah sayur, buah, oatmeal, kacang almond, dan ubi jalar.

Itulah tips aman berpuasa untuk penderita sakit asam lambung.

Namun, jika gejala dirasakan amat mengganggu, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter sebelum memutuskan untuk berpuasa.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "5 Tips Aman Berpuasa bagi Penderita Asam Lambung"

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved