Breaking News
Jumat, 10 April 2026

Perang Gaza

Perundingan Hamas-Israel di Qatar Kembali Gagal tanpa Kesepakatan

Pejabat Hamas Osama Hamdan mengatakan Israel terus menargetkan wilayah sipil untuk memperkuat tangannya dalam diskusi gencatan senjata.

Editor: Ansari Hasyim
FADEL SENNA/AFP
Pemimpin gerakan Islam Palestina Hamas, Osama Hamdan memberikan pidato pada pertemuan tahunan kelima gerakan Unifikasi dan Reformasi Maroko (dikenal sebagai Attawhid Wal'Islah dalam bahasa Arab dan MUR dalam bahasa Prancis) pada tanggal 9 Agustus 2014 di teater Mohammed V di ibu kota Rabat. 

SERAMBINEWS.COM - Pejabat senior Hamas Osama Hamdan mengatakan tanggapan Israel terhadap proposal gencatan senjata Gaza terbaru adalah negatif.

Sehingga kemungkinan pembicaraan di Qatar akan kembali gagal menghasilkan kesepakatan.

Hamas menuduh Israel mengintensifkan serangan sipil untuk membantu pembicaraan gencatan senjata.

Pejabat Hamas Osama Hamdan mengatakan Israel terus menargetkan wilayah sipil untuk memperkuat tangannya dalam diskusi gencatan senjata.

Baca juga: Berambisi Habisi Hamas, Netanyahu akan Evakuasi 1,5 juta Warga Sipil untuk Serang Rafah

“Dengan setiap putaran negosiasi, ia meningkatkan kejahatannya terhadap orang-orang kami, berpikir bahwa dengan kejahatan seperti itu dapat mencapai keuntungan di meja perundingan,” kata Hamdan.

“Kami menegaskan kembali bahwa apa yang tidak diambil pendudukan dalam pertempuran militer dan kejahatan genosida, itu tidak akan membawanya dengan intrik politik dan permainan negosiasi.”

Hamdan mengatakan persetujuan yang sebelumnya disepakati dalam pembicaraan sekarang telah ditarik oleh Israel, menyebutnya sebagai kebijakan penundaan.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved