Sakit Hati Sering Dibully, Remaja 16 Tahun Bakar 3 Temannya di Kamar, 2 Orang Tewas
Pelaku nekat melakukan aksi tersebut, lantaran sakit hati sering di-bully oleh para korban.
Atas kejadian tersebut, orangtua dari korban FTP, melaporkan ke Polres Siak.
"Berdasarkan laporan dari keluarga korban, kami melakukan serangkaian penyelidikan. Mengumpulkan bukti-bukti dan meminta keterangan saksi-saksi," kata Tony.
Hasil dari penyelidikan tersebut, petugas berhasil mengungkap bahwa ketiga korban sengaja dibakar oleh pelaku, EDP.
"Pelaku kami tangkap pada Kamis (21/3/2024), dalam perkara dugaan tindak pidana kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan meninggal dunia dan atau dengan sengaja menghilangkan nyawa orang lain," ujar Tony.
Pelaku ditangkap untuk diproses secara hukum. Petugas juga telah menyerahkan surat perintah penangkapan kepada keluarga tersangka.
Kesal Terus Dibully, ABK Ini Nekat Aniaya Teman Sekelas
Sadis dan brutal, seorang anak berkebutuhan khusus (ABK) di Thailand nekat menganiaya teman sekelasnya.
Bahkan lebih mirisnya ABK ini menganiaya temannya hingga meninggal dunia.
Setelah diselidiki, ternyata penyebab pelaku melakukan hal itu karena korban sering mem-bully atau menindas dirinya.
Menurut staf administrasi sekolah yang tak mau disebutkan namanya, siswa kelas delapan berusia 14 tahun itu diduga ditikam dua kali di bagian leher di Sekolah Nak Nava Upatham di distrik Phra Khanong Bangkok pada Senin (29/1/2024).
Dikutip dari Independent pada Rabu (31/1/2024), insiden itu terjadi tepat setelah kebaktian pagi dan kantor polisi Klong Tan di Bangkok melaporkan penikaman fatal tersebut terjadi pada pukul 8.40 pagi waktu setempat.
Petugas polisi senior Witthawat Chinkham pergi ke lokasi sekolah setelah adanya laporan atas insiden tersebut.
Dihadapan petugas polisi, pelaku mengaku bahwa korban telah menyerangnya beberapa kali, meninju kepala dan wajahnya untuk meminta uang sebesar 20 baht (Rp 8.800).
"Uang itu untuk membeli rokok," Bangkok Post mengutip Wachirakon Wongbun selaku kepala polisi Kantor polisi Klong Tan.
Sementara menurut staf sekolah, pelaku atau anak laki-laki yang juga berusia 14 tahun itu sering diintimidasi oleh teman sekolahnya.
| Peringati Hari Kartini di SMKN 1 Gandapura, Siswi Pakai Kebaya Ikut Upacara dan Tanam Pohon |
|
|---|
| Dosen UNISAI Samalanga Berhasil Mempertahankan Disertasinya Raih Gelar Doktor |
|
|---|
| 2.342 Peserta Ikuti UTBK - SNBT 2026 di Kampus Unsam |
|
|---|
| USK Gelar Seleksimi, Ajang Unjuk Bakat Bagi Mahasiswa Sekaligus Tiket Menuju Peksimida-Peksiminas |
|
|---|
| Rangkaian Raker Komwil I Apeksi, Tanam 30 Batang Pohon di Hutan Kota Tibang Banda Aceh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/anak-perwira-TNI-tewas-terbakar.jpg)