Selasa, 12 Mei 2026

Berita Banda Aceh

Persiapan Jelang PON, BI Galakkan Penggunaan QRIS di Aceh

QRIS adalah standarisasi pembayaran menggunakan metode QR Code dari Bank Indonesia agar proses transaksi dengan QR Code menjadi lebih mudah, cepat, da

Tayang: | Diperbarui:
Editor: mufti
SERAMBI/INDRA WIJAYA
Pelaku usaha Souvenir melakukan foto bersama usai kegiatan sosialisasi digitalisasi keuangan dan tausiah ramadhan di Aula Kantor BI Aceh, Selasa (2/4/2024). 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Bank Indonesia (BI) Perwakilan Aceh terus menggiatkan sosialisasi penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) kepada pelaku usaha, khususnya pedagang souvenir di Aceh, menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut.

QRIS adalah standarisasi pembayaran menggunakan metode QR Code dari Bank Indonesia agar proses transaksi dengan QR Code menjadi lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya.

Bentuk sosialisasi yang dilakukan di antaranya melalui kegiatan buka bersama yang dilakukan di Aula Kantor BI Aceh, Selasa (2/4/2024). Kegiatan tersebut diisi dengan tausiah yang disampaikan oleh Tgk Mustafa Husen Woyla.

Kepala Tim Implementasi Kebijakan Sistem Pembayaran BI Aceh, Rachmat Riyanto, mengatakan, penggunaan transaksi itu nontunai itu penting untuk digalakkan. Pasalnya, di akhir tahun nanti akan digelar kegiatan Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut, dimana masyarakat luar kini mulai terbiasa melakukan transaksi dengan QRIS.

"Ini bukan kerja kita sendiri juga, perlu ada kolaborasi dan pemerintah dan institusi jasa keuangan untuk mensosialisasikan ini," kata Rachmat kepada Serambi seusai acara.

Dia mengatakan, pihaknya mendorong agar konsumen dan pelaku usaha untuk sama-sama meningkatkan penggunaan transaksi nontunai di Aceh. Hal itu dikarenakan adanya dorongan permintaan pasar, terlebih saat PON nanti. "Digitalisasi ini keharusan dan dapat memudahkan, dan ini ada multiplayer efek," ucapnya.

Saat ini pihaknya masih perlu melakukan komunikasi intens yang lebih sering dengan para pelaku usaha. "Kita harap teman-teman perbankan ikut ambil peran dalam kegiatan ini. Nantinya, kita juga akan melakukan reward kepada toko yang menerima transaksi melalui QRIS," pungkasnya.

Sementara itu, Tgk Mustafa Husen Woyla saat memberikan tausiah mengatakan, Islam adalah agama yang rahmat sekalian alam. Artinya ia memberikan kemudahan untuk siapa saya. Masyarakat dan pelaku usaha saat ini masih kurang mendapat sosialisasi terkait manfaat penggunaan QRIS itu sendiri.

"Padahal saat ini kita sudah dipermudah. Jadi janganlah kita menjadi bagian yang mempersulit diri. Jangan terjebak pada masa selagi bisa dipersulit untuk apa dipermudah. Dan QRIS merupakan salah satu cara mempermudah masyarakat untuk bertransaksi, tanpa harus bawa uang tunai,"ungkapnya.

Ia mengatakan, Rasulullah Saw menyampaikan dalam haditsnya agar umat muslim memudahkan segala urusan yang ada di sekitarnya, dan jangan dipersulit dan berilah kabar gembira, serta jangan sampai mereka marah. "Jadi artinya pelanggan bisa lari jika tidak menyediakan sesuatu yang mempermudah mereka. Dan janganlah kita mencegah sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain. Hal itu merupakan sesuatu yang tercela," pungkasnya.(iw)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved