Perang Gaza
Iran: Tidak Ada Kedutaan Israel yang Aman Lagi
Safavi menggarisbawahi keadaan mengerikan yang dihadapi misi diplomatik Israel saat berbicara pada upacara menghormati prajurit Iran
SERAMBINEWS.COM - 28 kedutaan terpaksa ditutup karena ketakutan ketika Yahya Rahim Safavi, penasihat militer Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Khamenei, memperingatkan bahwa kedutaan Israel tidak lagi aman.
Safavi menggarisbawahi keadaan mengerikan yang dihadapi misi diplomatik Israel saat berbicara pada upacara menghormati prajurit Iran yang tewas dalam serangan udara Israel di Konsulat Iran di Suriah.
Baca juga: VIDEO - Iran Diprediksi akan Serang Minyak Israel, Strategi Lama di Arab Saudi 2019
"Serangan baru-baru ini terhadap konsulat kami dan hilangnya tentara kami secara tragis di Suriah menyoroti agresi tanpa henti dan tindakan ilegal rezim Zionis," kata Safavi.
Safavi lebih lanjut menuduh bahwa AS dan beberapa sekutu Barat terlibat dalam kengerian yang sedang berlangsung di Palestina yang diduduki.
"Tentara Iran pemberani yang tewas dalam serangan konsulat adalah tokoh penting dalam gerakan Perlawanan, yang secara aktif menantang penindasan rezim Zionis di berbagai bidang," kata Safavi.
Dia menekankan bahwa ada kebutuhan untuk meningkatkan keamanan dan kewaspadaan diplomatik karena kedutaan Israel saat ini menjadi subjek risiko yang belum pernah terjadi sebelumnya.(*)
| Armada Sumud Dekati Gaza, Angkatan Laut hingga Drone 3 Negara Kawal Kapal Bantuan |
|
|---|
| 20 Poin Kesepatakan Trump & Netanyahu, TNI Siap Dikerahkan ke Gaza? |
|
|---|
| Tuai Pro Kontra Internasional, Siapa Tony Blair yang Disebut Bakal Pimpin Transisi Gaza? |
|
|---|
| IDF Semakin Bar-bar, 48 Ribu Warga Gaza Terpaksa Mengungsi, Israel Buka Rute Baru Selama 48 Jam |
|
|---|
| Ungkap 9 Langkah Hentikan Genosida di Gaza, Spanyol Embargo Senjata dan Minyak Israel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Serangan-Israel-Targetkan-Gedung-Konsulat-Iran-di-Suriah.jpg)