Rabu, 15 April 2026

Kajian Islam

Lafaz Baca Niat Doa Mandi Wajib Pria dan Rukun serta Tata Cara Melakukannya agar Sempurna dan Sah

Rukun mandi wajib adalah Membaca niat, bisa diungkapkan dalam hati. Namun, lebih baik jika mampu melafalkan secara lisan.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Muhammad Hadi
Tribun WOW/IST
Ilustrasi pria mandi wajib - Lafaz Baca Niat Doa Mandi Wajib Pria dan Rukun serta Tata Cara Melakukannya agar Sempurna dan Sah 

Niat Doa Mandi Wajib Pria dan Rukun serta Tata Cara Melakukannya agar Sempurna dan Sah

SERAMBINEWS.COM – Berikut bacaan niat doa mandi wajib pria, serta rukun dan tata cara melakukannya agar sempurna dan sah.

Mandi wajib merupakan mandi yang harus dilakukan oleh seorang pria Muslim setelah mengalami mimpi basah atau kegiatan lainnya yang menyebabkan dirinya keluar mani.

Salah satu tujuan mandi wajib adalah untuk membersihkan diri dari hadas besar (keadaan junub) sehingga seseorang bisa kembali bersuci untuk menjalankan ibadah, seperti shalat.

Mandi wajib dilakukan dengan cara membasuh dengan air keseluruh tubuh mulai dari ujung kepala hingga ujung kaki.

Adapun niat doa mandi wajib pria sebagai berikut:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Nawaitul Ghusla Lifrafil Hadatsil Akbari Fardhan Lillahi Ta’aala

Artinya: “Sahaja aku niat mandi wajib untuk menghilangkan hadats besar fardhu karena Allah ta’aala.”

Seseorang pria yang tidak melakukan mandi wajib setelah melakukan hal-hal yang menyebabkan dirinya keluar mani, maka dapat menghalangi dirinya melakukan beberapa ibadah.

Seperti yang terdapat dalam hadist riwayat Bukhari dari Abu Hurairah.

Artinya: “Tidak akan diterima shalat orang yang hadats sampai ia wudhu.” (HR Bukhari dari Abu Hurairah).

 

Rukun Mandi Wajib Pria

1. Membaca Niat

Membaca niat ini bisa diungkapkan dalam hati. Namun, lebih baik jika mampu melafalkan secara lisan.

2. Membasuh seluruh bagian tubuh, termasuk rambut dan bulu

Untuk bagian tubuh yang berbulu, air harus dapat mengalir ke kulit bagian dalam dan ke pangkal rambut/bulu.

Terkait tentang niat, Ustadz Abdul Somad atau UAS dalam kajiannya menjelaskan bahwa, sangat dilarang menyebut nama Allah atau melafazkan niat mandi wajib di dalam kamar mandi yang terdapat WC-nya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved